Andraini, Hanindita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN ACADEMIC BURNOUT PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR YANG MERANTAU Andraini, Hanindita; Astuti, Niken Widi
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.8266

Abstract

ABSTRACT The heavy academic workload in the final semester, particularly during thesis completion, has the potential to trigger academic burnout among university students. This condition becomes more challenging for final-year students who study away from home and must cope with academic pressure without direct family presence. Family social support is considered a protective factor that can help students manage stress and academic demands during the completion of their studies. This study aims to examine the relationship between family social support and academic burnout among final-year students studying away from home. The study employed a quantitative approach with a correlational design. The participants consisted of 353 final-year students studying away from their hometowns, selected based on research criteria. Data were collected using family social support and academic burnout scales and analyzed using Spearman correlation. The results revealed a significant negative relationship between family social support and academic burnout with a correlation coefficient of r = -0.464. These findings indicate that higher levels of family social support are associated with lower levels of academic burnout, and vice versa. Therefore, family social support plays an important role in reducing academic burnout among final-year students studying away from home. This study highlights the importance of family involvement and communication as sources of psychological support for students in facing academic demands during their final semester. ABSTRAK Beban akademik yang tinggi pada tingkat akhir, khususnya dalam penyusunan tugas akhir, berpotensi memicu academic burnout pada mahasiswa. Kondisi ini semakin menantang bagi mahasiswa tingkat akhir yang merantau dan harus menghadapi tekanan akademik tanpa kehadiran langsung keluarga. Dukungan sosial keluarga dipandang sebagai salah satu faktor protektif yang dapat membantu mahasiswa mengelola stres dan tekanan selama masa studi akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan academic burnout pada mahasiswa tingkat akhir yang merantau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 353 mahasiswa tingkat akhir yang merantau, yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel yang sesuai dengan kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui instrumen skala dukungan sosial keluarga dan skala academic burnout, kemudian dianalisis menggunakan teknik korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dan academic burnout dengan koefisien korelasi sebesar r = -0,464. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial keluarga yang diterima mahasiswa, semakin rendah tingkat academic burnout yang dirasakan, dan sebaliknya. Dengan demikian, dukungan sosial keluarga memiliki peran penting dalam menekan tingkat academic burnout pada mahasiswa tingkat akhir yang merantau. Penelitian ini menegaskan pentingnya keterlibatan dan komunikasi keluarga sebagai sumber dukungan psikologis bagi mahasiswa dalam menghadapi tuntutan akademik pada tingkat akhir.