Widiyanti, Risna
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksistensi Lembaga Pendidikan Islam Awal: Kuttab, Masjid, Dan Halaqah Sebagai Fondasi Pendidikan Umat Sipahutar, Vandawa; Widiyanti, Risna; Iman Harahap, Sempurna; Nst, Fauziah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahirnya Islam tidak hanya membawa ajaran teologis, tetapi juga melahirkan sistem pendidikan yang menjadi fondasi pembentukan umat. Pada periode awal Islam, lembaga pendidikan seperti kuttab, masjid, dan halaqah memiliki peran strategis dalam proses transmisi ilmu pengetahuan, nilai keislaman, serta pembinaan akhlak masyarakat Muslim. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya memahami eksistensi dan kontribusi lembaga pendidikan Islam awal sebagai basis perkembangan pendidikan Islam pada masa selanjutnya. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk, fungsi, dan peran kuttab, masjid, dan halaqah dalam membangun fondasi pendidikan umat Islam pada periode awal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi ketiga lembaga tersebut serta kontribusinya terhadap pembentukan sistem pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui penelusuran dan analisis sumber-sumber klasik dan kontemporer yang relevan dengan sejarah pendidikan Islam. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa kuttab berfungsi sebagai lembaga pendidikan dasar yang menitikberatkan pada kemampuan baca tulis dan pengajaran Al-Qur’an, masjid menjadi pusat pendidikan komprehensif yang mencakup ilmu agama dan sosial, sedangkan halaqah berperan sebagai forum intelektual untuk pendalaman ilmu keislaman. Ketiga lembaga tersebut saling melengkapi dan membentuk sistem pendidikan yang holistik, inklusif, serta berorientasi pada pembinaan iman, ilmu, dan akhlak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kuttab, masjid, dan halaqah merupakan fondasi utama pendidikan umat Islam yang berpengaruh besar terhadap perkembangan lembaga pendidikan Islam di berbagai periode selanjutnya.
Pendidikan Aqidah Akhlak Dalam Wawasan Pendidikan Islam Widiyanti, Risna; Iman Harahap, Sempurna; Sipahutar, Vandawa; Sihombing, Irwandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui defenisi, tujuan, ruang lingkup, strategi dan urgensi pendidikan aqidah akhlak. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada studi lapangan dimana data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah dan laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan aqidah akhlak merupakan fondasi utama dalam sistem pendidikan Islam karena berfungsi membentuk keyakinan yang benar sekaligus perilaku mulia dalam diri peserta didik. Tujuan Pendidikan Aqidah Akhlak tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga sosial dan moral, yakni menumbuhkan kesadaran beragama, membangun karakter yang berintegritas, serta mempersiapkan generasi yang mampu menjalankan kehidupan dengan sikap amanah, jujur, dan bertanggung jawab. Ruang lingkupnya mencakup aspek keimanan, ibadah, muamalah, serta pembiasaan perilaku-perilaku terpuji dalam berbagai dimensi kehidupan. Dalam implementasinya, Pendidikan Aqidah Akhlak memerlukan strategi yang komprehensif, seperti keteladanan, pembiasaan, nasihat, pendekatan dialogis, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam seluruh aktivitas pendidikan. Hal ini memastikan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung secara teoritis, tetapi juga melalui pengalaman dan praktik keseharian. Di era modern yang ditandai dengan arus globalisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan sosial yang cepat, urgensi Pendidikan Aqidah Akhlak semakin kuat. Nilai-nilai aqidah dan akhlak menjadi penuntun moral agar individu tidak tergerus oleh budaya negatif, sekaligus menjadi pedoman untuk membangun peradaban yang beretika, toleran, dan berkeadaban. Oleh karena itu, Pendidikan Aqidah Akhlak perlu terus diperkuat sebagai pilar utama dalam membina generasi Muslim yang berilmu, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan landasan iman dan akhlak yang kokoh.