Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegal Alur 01 Pagi dan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Maka Kali Deres Jakarta Barat Fitrawan, Bayu; Asro'i, Asro'i; Susiawati, Wati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3399

Abstract

Agama merupakan sumber nilai religius yang erat kaitannya dengan pembentukan jiwa seseorang. Untuk mewujudkan manusia yang agamis, diperlukan pendidikan terarah yang menanamkan tauhid dan akidah sebagai fondasi sebelum peserta didik mengenal berbagai disiplin ilmu lainnya. Para guru di sekolah dasar, baik negeri maupun Islam terpadu, dituntut menciptakan budaya positif guna membentuk kepribadian peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN Tegal Alur 01 Pagi dan SDIT Al Maka Kali Deres. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PAI di kedua sekolah berjalan dengan baik dan efektif. Pembiasaan nilai-nilai islami diterapkan dalam kegiatan keseharian, seperti mengucapkan salam, berjabat tangan, berbicara santun, bersikap sopan, dan saling menghormati antar sesama. Selain itu, program keagamaan dalam kurikulum khusus turut dijalankan, meliputi tadarus, shalat dhuha berjamaah, shalat dhuhur berjamaah, serta keteladanan dan kedisiplinan dari seluruh warga sekolah. Pembelajaran PAI dilaksanakan secara sistematis menggunakan kurikulum merdeka, berpusat pada peserta didik, dan dimaksimalkan pada aspek materi konseptual disertai ilustrasi serta contoh-contoh kontekstual. Pengamalan nilai-nilai agama dinilai melalui penilaian sikap dan kontrol perkembangan sikap secara berkelanjutan, sehingga terbentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter islami.