Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rujukan Filsafat Ilmu dalam Integrasi Agama dan Sains serta Sejarah Perkembangannya MULY, MULYATI; Musthan, Zulkifli
Jurnal Edu Aksara Vol 5 No 1 (2026): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64499/eduaksara.v5i1.259

Abstract

Filsafat, ilmu, dan agama merupakan tiga pilar yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun peradaban manusia. Filsafat menyediakan fondasi konseptual yang memandu arah ilmu pengetahuan, sementara sains berperan sebagai manifestasi empiris dari refleksi filosofis. Agama, khususnya dalam tradisi Islam, memberikan nilai etis dan spiritual yang menjaga ilmu agar tidak kehilangan arah. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana filsafat berperan dalam mengintegrasikan ilmu dan sains, serta bagaimana pandangan Al-Qur’an dan sejarah Islam mendukung proses integrasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan merujuk pada karya-karya klasik filsafat Barat (Russell, Popper, Kuhn, Lakatos), serta karya filsuf dan cendekiawan Muslim (Al-Attas, Fazlur Rahman, Mulyadhi Kartanegara). Hasil kajian menunjukkan bahwa sejak Yunani Kuno hingga era kontemporer, ilmu pengetahuan tidak pernah terlepas dari kerangka filosofis. Pada masa keemasan Islam, integrasi filsafat, agama, dan sains melahirkan peradaban ilmu yang gemilang. Al-Qur’an sendiri mendorong manusia untuk menggunakan akal, meneliti fenomena alam, dan menjadikan ilmu sebagai sarana mengenal Allah. Relevansi kontemporer integrasi ini sangat kuat, terutama dalam menghadapi krisis lingkungan, tantangan etika teknologi, serta dehumanisasi akibat perkembangan sains modern. Dengan demikian, integrasi filsafat, ilmu, dan agama menjadi landasan penting untuk membangun ilmu pengetahuan yang utuh, bermakna, dan bermanfaat bagi kemanusiaan.