Sucipto, Abduhita Al Kautsari Lestari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENYAKIT PARKINSON PADA PASIEN GERIATRI : LAPORAN KASUS DENGAN PENILAIAN GERIATRI KOMPREHENSIF Sucipto, Abduhita Al Kautsari Lestari; Hawari, Irawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.55787

Abstract

Penyakit Parkinson (Parkinson Disease/PD) merupakan gangguan neurodegeneratif progresif yang terutama menyerang populasi usia lanjut dan ditandai oleh gejala motorik khas seperti tremor istirahat, bradikinesia, dan rigiditas, serta berbagai gejala non-motorik. Pada pasien geriatri, PD sering disertai sindrom geriatri yang kompleks dan berdampak signifikan terhadap fungsi serta kualitas hidup, sehingga memerlukan pendekatan penilaian dan penatalaksanaan yang komprehensif. Dilaporkan seorang pria berusia 87 tahun dengan riwayat penyakit Parkinson selama ±13 tahun yang datang dengan keluhan tremor kedua tangan saat istirahat, gangguan keseimbangan, perlambatan gerak, dan gangguan gaya berjalan. Pasien juga mengalami berbagai gejala non-motorik, antara lain insomnia, depresi, gangguan kognitif ringan, serta gangguan sensorik. Pemeriksaan neurologis menunjukkan tremor istirahat dominan sisi kanan, rigiditas tipe cogwheel, bradikinesia, shuffling gait, dan instabilitas postural. Melalui comprehensive geriatric assessment ditemukan ketergantungan ringan dalam aktivitas sehari-hari, status pre-frail, risiko malnutrisi, serta gangguan tidur. Penatalaksanaan dilakukan secara multimodal yang meliputi terapi dopaminergik untuk mengontrol gejala motorik, intervensi non-farmakologis seperti rehabilitasi dan edukasi, serta pendekatan geriatri komprehensif untuk mengatasi masalah fungsional dan psikososial. Kasus ini menunjukkan bahwa penyakit Parkinson pada pasien geriatri memiliki manifestasi klinis yang kompleks dengan keterlibatan aspek motorik, non-motorik, dan sindrom geriatri. Oleh karena itu, pendekatan individual dan multidisipliner melalui comprehensive geriatric assessment penting untuk mengoptimalkan fungsi, mempertahankan kemandirian, meningkatkan kualitas hidup, serta memperbaiki luaran klinis pasien.