This Author published in this journals
All Journal Jurnal Arastirma
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan Dra. Kemas Vivi Andayani. M.Si.; Setiawan, Moh Arif
Jurnal Arastirma Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jaras.v6i1.58438

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan Metode. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif untuk menguji hubungan antarvariabel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan yang berjumlah 60 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t untuk mengetahui pengaruh parsial, uji F untuk mengetahui pengaruh simultan, serta koefisien determinasi untuk melihat besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 5,483 yang lebih besar dari t tabel 1,672 serta nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 4,894 yang lebih besar dari t tabel 1,672 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Secara simultan, disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung sebesar 21,231 yang lebih besar dari F tabel 3,159 dan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan sekitar 42,7% variasi kinerja pegawai. Implikasi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai dapat dilakukan melalui penguatan disiplin kerja dan peningkatan motivasi kerja. Pihak manajemen instansi perlu menerapkan kebijakan yang mendorong kepatuhan terhadap aturan kerja, meningkatkan kesadaran tanggung jawab pegawai, serta memberikan dorongan motivasi baik secara intrinsik maupun ekstrinsik melalui penghargaan, pembinaan, dan lingkungan kerja yang kondusif. Dengan demikian, upaya peningkatan disiplin dan motivasi kerja diharapkan mampu meningkatkan kualitas, produktivitas, dan efektivitas kinerja pegawai dalam mencapai tujuan organisasi.