Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT (CPD) TERHADAP PENGEMBANGAN JENJANG KARIR PERAWAT: LITERATUR REVIEW Metilda; Salsabila Dea Indri Nurul Aeni; Sinta Destianti; Siti Vivih Lutfiah; Sulis Oveliya; Syapta Nanda Erika Zaelani; Titania Salsabilla
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 17 No 2 (2026): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v17i2.528

Abstract

Background: Program jenjang karir perawat di Indonesia mulai diterapkan sejak tahun 2006 dan secara formal diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 47 Tahun 2017 dengan standar yang mengacu pada Persatuan Perawat Nasional Indonesia. Salah satu komponen penting dalam pengembangan jenjang karir perawat adalah Continuing Professional Development, yaitu proses pembelajaran berkelanjutan yang bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi serta profesionalisme perawat sepanjang kariernya. Objective: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Continuing Professional Development terhadap pengembangan jenjang karir perawat. Method: Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah dan sumber pustaka yang relevan dengan topik Continuing Professional Development dan jenjang karir perawat. Result: Hasil telaah literatur menunjukkan bahwa Continuing Professional Development berperan signifikan dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan klinis, kemampuan berpikir kritis, profesionalisme, serta kepuasan kerja perawat yang menjadi prasyarat dalam sistem jenjang karir. Selain itu, Continuing Professional Development mendukung kesiapan perawat dalam memenuhi persyaratan kredensial, mempertahankan kompetensi, dan beradaptasi dengan tuntutan profesional pada berbagai tahap karier. Namun, efektivitas pelaksanaannya dipengaruhi oleh dukungan organisasi, ketersediaan fasilitas pelatihan, kebijakan institusional, serta faktor individu seperti motivasi dan beban kerja. Hambatan yang sering ditemui meliputi keterbatasan waktu, biaya, akses pelatihan, dan budaya organisasi yang kurang mendukung. Conclusion: Continuing Professional Development memiliki dampak positif yang signifikan terhadap pengembangan jenjang karir perawat. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan institusional yang terstruktur serta sistem pengembangan profesional berkelanjutan yang konsisten agar pelaksanaannya dapat berjalan optimal dan berkontribusi pada peningkatan mutu pelayanan keperawatan.