Chofifah, Chaesa Nur
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analysis Model Social Emotional Learning (SEL) with Local Cultural Integration in Madrasah Ibtidaiyah Chofifah, Chaesa Nur; Syafrimen Syafril; Chairul Amriyah
Journal of Basic Education Research Vol 7 No 2 (2026): Marc
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v7i2.2848

Abstract

Purpose of the study:Menganalisis penerapan model social emotional learning (SEL), integrasi nilai budaya lokal dalam social emotional learning (SEL), kompetensi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran social emotional learning (SEL) di Madrasah Ibtidaiyah. Methodology: Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), literatur yang digunakan antara tahun 2021-2025 yang bersumber dari database ilmiah berupa Scopus, ERIC, DOAJ, dan Google Scholar. Penelitian ini memanfaatkan perangkat lunak Publish or Perish 8. Main Findings: Penelitian menemukan bahwa integrasi Social Emotional Learning (SEL) di Madrasah Ibtidaiyah menjadi efektif ketika nilai budaya lokal diinternalisasikan melalui pembelajaran kolaboratif, reflektif, dan kontekstual seperti bercerita, permainan tradisional, penggunaan bahasa daerah, serta aktivitas gotong royong. Pendekatan ini meningkatkan kesadaran diri, empati, keterampilan sosial, dan pengambilan keputusan bertanggung jawab. Keberhasilan implementasi juga dipengaruhi kompetensi guru dalam memahami SEL, membangun relasi, mengelola emosi, menerapkan pedagogi holistik, dan memiliki kepekaan budaya sehingga SEL terintegrasi dalam budaya sekolah secara inklusif. Novelty/Originality of this study: Keterbaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah yang tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga menyeimbangkan aspek sosial-emosional dan moral-spiritual peserta didik. Penelitian ini menjadi pedoman dalam merancang pembelajaran berbasis integrasi nilai budaya lokal untuk menumbuhkan empati, kecerdasan sosial, dan pengendalian diri. Selain itu, hasil penelitian dapat dijadikan dasar bagi lembaga pendidikan dalam mengembangkan kurikulum serta kebijakan pembelajaran yang selaras antara aspek kognitif dan sosial-emosional peserta didik.