Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai di Sekretariat Jenderal DPR RI Rachmadi, Dicky; Adriza, Adriza; Adiputra, I Made
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i1.1005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang menempatkan sumber daya manusia sebagai faktor strategis dalam pencapaian kinerja organisasi sektor publik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian berjumlah 3.000 pegawai, dengan sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, serta regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 55,7%, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 51,4%, serta motivasi kerja dan budaya organisasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 68,6%. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan motivasi kerja dan penguatan budaya organisasi merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI. Penelitian ini memberikan implikasi teoretis bagi pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia sektor publik dan implikasi praktis bagi perumusan kebijakan pengelolaan SDM di lembaga legislatif.