Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kualitas bacaan Al-Qur’an anak-anak di TPA Al-Imam As-Suyuthi akibat penggunaan metode yang tidak tepat yang hanya menekankan kelancaran dalam membaca. Hal ini menunjukkan pentingnya penerapan metode yang tepat dalam pengajaran Al-Qur'an kepada anak-anak, khususnya metode TARSANA, yang menggabungkan tiga aspek penting, yaitu tartil, sari', dan nagham, sehingga mereka dapat menyerap pelajaran dengan baik, meningkatkan pengetahuan mereka tentang aturan tajwid, dan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an anak-anak di TPA. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an anak-anak setelah menerapkan metode TARSANA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan desain pretest-posttest satu kelompok. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes serta dianalisis menggunakan teknik analisis data yang terdiri dari uji normalitas dan uji t untuk menguji hipotesis penelitian menggunakan SPSS Versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas bacaan Al-Qur'an anak-anak sebelum penerapan metode TARSANA memperoleh skor tinggi sebesar 86,7% dan skor rendah sebesar 14,3%. Setelah metode TARSANA diterapkan, hasilnya memperoleh skor tinggi dengan persentase 90,4% dan skor rendah dengan persentase 9,5%. Berdasarkan peningkatan persentase antara sebelum dan sesudah metode TARSANA diterapkan, terdapat perbedaan yang signifikan pada pretest dan posttest. Dengan demikian, terjadi peningkatan kualitas bacaan Al-Qur'an sebelum dan sesudah metode TARSANA diterapkan.