Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Struktur Sosial dan Ekonomi Penghuni Rumah Susun Blok 17 Kelurahan 24 Ilir Kota Palembang Agustrianda, Deva; Awaluddin, Moh Alif; Nasution, Sisy Viola Gendis; Zatty, Nara; Ginting, Oktaviana Br; Kurniawan, Rudy; Putri, Lisya Septiani; Fajriani, Suci Wahyu
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2709

Abstract

Perkembangan wilayah perkotaan di Indonesia ditandai dengan meningkatnya urbanisasi yang membawa dampak perubahan pada struktur sosial dan ekonomi masyarakat. Kota sebagai tempat pemusatan sosial dan ekonomi menjadi tujuan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf kesejahteraan mereka, akan tetapi di sisi lain hal ini dapat memicu ketimpangan sosial dan ekonomi terutamabagi masyarakat menegah ke bawah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sebuah struktur sosial dan ekonomi masyarakat perkotaan yaitu penghuni Rumah Susun Blok 17, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Teknik yang digunakan yaitu melalui observasi langsung ke lapangan, wawancara mendalam dengan para penghuni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penghuni Rumah Susun Blok 17 berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah, dengan tingkat pendidikan yang relatif rendah dan dominan bekerja di sektor informal. Meskipun demikian, struktur sosial masyarakat di lingkungan rumah susun tersebut menunjukkan adanya tingkat kepedulian dan solidaritas yang kuat antarwarga.
Risiko Sosial di Era Digital : Ketergantungan Masyarakat Pada Media Sosial Dalam Teori Ulrich Beck Agustrianda, Deva; Aisyah Arrahma; Nurwahyu Al Imani, Geneva; Varbi Sununianti, Vieronica; Istiqomah; Aries Kurniawan, Deni
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i4.7502

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membentuk masyarakat modern menjadi masyarakat risiko yang penuh ketidakpastian, terutama melalui penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko sosial akibat ketergantungan masyarakat pada media sosial berdasarkan teori masyarakat risiko Ulrich Beck. Metode yang digunakan adalah State of the Art (SOTA) melalui studi literatur terhadap artikel ilmiah periode 2021-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memengaruhi perubahan perilaku sosial, dari interaksi langsung menjadi interaksi virtual. Perubahan ini menyebabkan menurunnya kualitas hubungan sosial dan meningkatnya sikap individualis. Selain itu, arus informasi yang cepat memicu munculnya hoaks, cyberbullying, serta kecanduan digital yang berdampak pada kondisi sosial dan psikologis. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi modern menghasilkan risiko buatan yang berasal dari aktivitas manusia sendiri. Meskipun memberikan kemudahan, media sosial juga menghadirkan risiko yang kompleks. Kesimpulannya, ketergantungan pada media sosial mencerminkan dinamika masyarakat risiko di era digital sehingga diperlukan pendekatan terpadu untuk mengelola dampaknya.