Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Organisasi Ikatan Mahasiswa Pasaman (IMAPAS) Kota Bukittinggi dalam Meningkatkan Rasa Kekeluargaan Antar Anggota Askandaria, Selamat; Ilmi, Darul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tiga pola komunikasi organisasi, yaitu komunikasi vertikal dari atas ke bawah, komunikasi vertikal dari bawah ke atas, dan komunikasi horizontal dalam organisasi IMAPAS, serta dampaknya terhadap terbentuknya rasa kekeluargaan di antara anggota. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian lapangan dipilih untuk memperoleh data secara langsung di lokasi penelitian sehingga dapat menggambarkan secara nyata dinamika komunikasi yang terjadi dalam organisasi. Metode penelitian kualitatif digunakan karena mampu menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata, baik secara lisan maupun tertulis, yang diperoleh dari informan serta perilaku yang dapat diamati. Data penelitian diperoleh melalui berbagai sumber seperti wawancara, catatan lapangan, dokumentasi, serta dokumen resmi organisasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu penentuan informan berdasarkan pertimbangan bahwa mereka memiliki kapasitas, posisi, pengalaman, serta pengetahuan yang relevan mengenai komunikasi dalam organisasi IMAPAS. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Ketiga teknik tersebut dipilih untuk memperoleh data yang mendalam dan komprehensif mengenai proses komunikasi organisasi yang terjadi. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi vertikal dari atas ke bawah yang diterapkan oleh ketua organisasi cenderung bersifat satu arah. Kondisi ini menyebabkan anggota kurang terlibat dalam proses pengambilan keputusan sehingga memengaruhi tingkat partisipasi dan dinamika komunikasi dalam organisasi. Oleh karena itu, diperlukan pola komunikasi yang lebih terbuka dan partisipatif agar rasa kekeluargaan dan keterlibatan anggota dalam organisasi dapat meningkat.