Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Peranan Sektor Pertanian Dalam Pertumbuhan Ekonomi Di Wilayah Pulau Sumatera Periode 2011–2024 Safira, Hania; Fitri, Yanuar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peranan sektor pertanian sebagai sektor basis (unggul) atau non basis dalam menunjang pertumbuhan ekonomi di wilayah Pulau Sumatera berdasarkan PDRB maupun  tenaga kerja selama periode 2011-2024, (2) mengetahui pergeseran transformasi struktural dalam pertumbuhan ekonomi di wilayah Pulau Sumatera dilihat dari PDRB maupun tenaga kerja selama periode 2011-2024. Penelitian ini menggunakan data time series tahun 2011-2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Location Quotient (LQ), kontribusi sektor, pergeseran (Shift Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian di wilayah Pulau Sumatera berperan sebagai sektor basis, baik dari aspek Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan rata-rata 1,83 maupun penyerapan tenaga kerja dengan rata-rata 1,30. Hal ini dibuktikan oleh nilai Location Quotient (LQ) yang secara konsisten melebihi 1 selama periode penelitian. Analisis kontribusi kelompok sektor menunjukkan bahwa terjadinya transformasi struktural di wilayah Pulau Sumatera, yang di tandai dengan menurunnya kontribusi kelompok sektor primer serta meningkatnya peranan sektor tersier. Sementara itu, sektor sekunder belum menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari aspek PDRB maupun tenaga kerja. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa meskipun transformasi struktural telah berlangsung secara bertahap, pertumbuhan ekonomi wilayah Pulau Sumatera belum menunjukkan percepatan yang optimal dalam periode penelitian ini. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa peranan sektor pertanian sebagai sektor basis belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan nilai tambah dan penguatan sektor industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.