Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Operasional Angkutan Umum BRT Trans Wibawa Mukti Koridor 1 Nisa, Aqilah Zahra Khairun; Farrel R, Muhammad; Novanda G.P., Servulus Andrew; Boing, R. Caesario
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7234

Abstract

Pertumbuhan volume kendaraan pribadi yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan memicu kemacetan sistemik di kawasan perkotaan Kabupaten Bekasi, sehingga diperlukan optimalisasi angkutan massal seperti BRT Trans Wibawa Mukti. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional Trans Wibawa Mukti Koridor 1 pada rute Stasiun LRT Jatimulya – Stasiun KRL Cikarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan evaluatif melalui pengumpulan data primer berupa survei lapangan pada jam sibuk hari kerja (weekday). Indikator kinerja yang dianalisis meliputi On-Time Performance (OTP), faktor muat (load factor), frekuensi ritase, dan kepuasan penumpang menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan volume penumpang yang signifikan dari Januari hingga Juni 2025, dengan tingkat keterisian (load factor) tertinggi mencapai 71% pada bulan Juni. Berdasarkan analisis IPA, rata-rata penilaian kinerja berada pada angka 3,28, sementara tingkat harapan pengguna mencapai 3,47. Temuan utama mengidentifikasi beberapa aspek dalam Kuadran I (Prioritas Utama) yang memerlukan perbaikan segera, yaitu kemudahan menjangkau lokasi pemberhentian, kemudahan akses bagi lansia/anak-anak, dan kebersihan area dalam kendaraan. Di sisi lain, variabel seperti kecepatan tempuh, kapasitas penumpang, dan keterjangkauan tarif masuk dalam Kuadran II dan perlu dipertahankan kinerjanya. Evaluasi ini diharapkan memberikan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah dan operator dalam meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum serta mendorong integrasi antarmoda yang lebih efektif di Kabupaten Bekasi