Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Metode Material Requirement Planning pada UMKM Ampyang Jawa di Karanganyar Khumayroh, Rimma Nirvana; Widajanti , Erni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7274

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi dari metode MRP dengan kebijakan UMKM Ampyang Jawa sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang berhubungan dengan efisiensi biaya persediaan bahan baku.Objek pada penelitian ini pada UMKM Ampyang Jawa yang bergerak dibidang industry makanan yang memproduksi ampyang. Tantangan yang dihadapi UMKM Ampyang Jawa adalah apakah pengendalian persediaan bahan baku sudah efisien dan apakah penerapan metode Material Requirement Planning (MRP) dapat mengefisienkan biaya persediaan bahan baku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Material Requirement Planning (MRP) dengan teknik analisis data menggunakan teknik Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ) dan Period Order Quantity (POQ). Metode ini digunakan untuk mengimplementasikan dan mengendalikan persediaan berdasarkan kebutuhan melalui perencanaan dan penjadwalan jumlah yang akurat dari semua bahan yang diperlukan. Menentukan pemesanan kebutuhan persediaan, tidak hanya mempertimbangkan pengalaman dan pesanan yang mendadak saja, namun perlu dilakukan perlu dilakukan agar untuk melancarkan pekerjaan agar dapat berjalan sesuai tujuan yang telah ditentukan. Hasil penelitian kebijakan pengendalian persediaan bahan baku yang dilakukan UMKM Ampyang Jawa di Karanganyar belum efisien, dibandingkan dengan metode MRP dengan teknik LFL, EOQ dan POQ. Berdasarkan dari perhitungan total biaya persediaan menurut kebijakan UMKM Ampyang Jawa sebesar Rp18.399.875,00, dimana lebih besar dibandingkan metode MRP. Total biaya persediaan bahan baku dengan teknik LFL sebesar Rp3.635.120,00, teknik EOQ sebesar Rp4.302.720,00, dan teknik POQ sebesar Rp3.635.120,00. Berdasarkan perhitungan tingkat efisiensi biaya dengan teknik LFL sebesar 80,1%, teknik EOQ sebesar 76,6% dan teknik POQ 80,1%.
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Metode Material Requirement Planning pada UMKM Brem Solo di Surakarta Erlinda, Nova; Widajanti , Erni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7153

Abstract

UMKM Brem Solo adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang makanan kategori permen yaitu brem. Dalam melancarkan proses produksi brem, diperlukan pengelolaan persediaan bahan baku yang baik dan benar untuk memenuhi permintaan pelanggan. Sering terjadinya kelebihan maupun kekurangan bahan baku akibat pengendalian persediaan bahan baku yang masih sederhana dan belum terstruktur menjadi penyebab utama munculnya masalah tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi pengendalian biaya persediaan bahan baku dengan metode Material Requirement Planning (MRP), yang terdiri dari teknik Lot for Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya persediaan bahan baku menurut kebijakan pemilik UMKM Brem Solo di Surakarta sebesar Rp887.700 lebih besar dibandingkan perhitungan menggunakan metode MRP. Total biaya persediaan bahan baku dengan teknik LFL sebesar Rp587.700 EOQ sebesar Rp213.788 dan POQ sebesar Rp587.700. Dari hasil perhitungan total biaya persediaan bahan baku tersebut, maka metode MRP dapat mengefisienkan total biaya persediaan bahan baku, terutama dengan teknik EOQ. Tingkat efisiensi biaya dengan teknik LFL sebesar 33,8 %, EOQ sebesar 75,9 %, dan POQ sebesar 33,8 %. Dari hasil analisis tersebut, maka hipotesis 1 dan hipotesis 2 dalam penelitian ini terbukti kebenarannya. Teknik MRP yang dapat mengefisienkan biaya terbesar adalah teknik Economic Order Quantity (EOQ) dengan total biaya persediaan bahan baku sebesar Rp213.788 atau dapat mencapai tingkat efisiensi sebesar 75,9 %.