Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Jenjang Karir Perawat Continuing Professional Development (CPD): Literature Review Metilda, Metilda; M, Intana Permata; S, Tanti Marta; Ali, Ahmad Munawir; Chatarin, Nadia; M, Adixco Rama; Telambanua, Falis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis perkembangan konsep, implementasi, serta dampak Continuing Professional Development (CPD) dalam profesi keperawatan. CPD merupakan proses pembelajaran berkelanjutan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan klinis, dan profesionalisme perawat dalam menghadapi dinamika praktik keperawatan modern serta perkembangan sistem pelayanan kesehatan. Dalam konteks pengembangan karier, CPD tidak hanya berfungsi sebagai sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga sebagai mekanisme strategis yang mendukung kemajuan jenjang karier perawat serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 21 artikel penelitian yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir pada jurnal nasional maupun internasional. Proses seleksi artikel dilakukan menggunakan pedoman PRISMA melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi studi. Data dikumpulkan dari berbagai basis data ilmiah seperti Google Scholar, PubMed, ProQuest, dan Springer dengan fokus pada penelitian yang membahas implementasi, manfaat, serta tantangan CPD dalam praktik keperawatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi CPD terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas praktik klinis perawat. Selain itu, CPD juga berperan dalam meningkatkan kemampuan adaptif perawat dalam menghadapi perkembangan teknologi kesehatan dan kompleksitas kebutuhan pasien. Namun demikian, berbagai hambatan masih ditemukan dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan waktu, beban kerja yang tinggi, kurangnya dukungan organisasi, serta akses pelatihan yang belum merata. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kebijakan dan dukungan institusional sangat diperlukan agar pelaksanaan CPD dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan profesional perawat