Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Faktor Internal dan Tata Kelola Perusahaan Terhadap Penghindaran Pajak Hidayat, Rayhan Rehema; Ekawanti , Wahyumi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal perusahaan dan mekanisme tata kelola perusahaan terhadap praktik penghindaran pajak pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penghindaran pajak merupakan salah satu strategi perusahaan dalam meminimalkan beban pajak dengan memanfaatkan celah dalam regulasi perpajakan yang berlaku. Sektor energi dipilih sebagai objek penelitian karena memiliki karakteristik padat modal, tingkat investasi aset tetap yang tinggi, serta berada dalam pengawasan regulator yang relatif ketat, sehingga berpotensi memengaruhi kebijakan perpajakan perusahaan. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi intensitas modal, leverage, komisaris independen, dan komite audit, sedangkan variabel dependen adalah penghindaran pajak yang diproksikan dengan Effective Tax Rate (ETR). Populasi penelitian terdiri dari 91 perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 47 perusahaan sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas modal, leverage, komisaris independen, dan komite audit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik internal perusahaan serta mekanisme tata kelola yang efektif dapat berperan dalam menekan praktik penghindaran pajak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan literatur terkait determinan penghindaran pajak serta menjadi referensi bagi perusahaan dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan praktik tata kelola perusahaan yang lebih transparan dan akuntabel.
Pengaruh Pemahaman Perpajakan, Modernisasi Administrasi Pajak, Tarif Pajak dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Pajak Pada Pelaku Usaha UMKM Di Kebayoran Lama Farmin, Syifa Salsabila; Ekawanti , Wahyumi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman perpajakan, modernisasi administrasi perpajakan, tarif pajak, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Latar belakang dari penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya tingkat kepatuhan pajak UMKM meskipun sektor ini memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap perekonomian nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kebayoran Lama, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 102 responden.Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 22.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman perpajakan, tarif pajak, dan sanksi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik pemahaman wajib pajak serta semakin jelas dan tegas kebijakan tarif dan sanksi, maka tingkat kepatuhan akan meningkat. Sebaliknya, modernisasi administrasi perpajakan berpengaruh negatif terhadap kepatuhan wajib pajak, yang menunjukkan bahwa penerapan sistem modern belum sepenuhnya dipahami atau dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM. Penelitian ini diharapkan untuk dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan perpajakan yang lebih efektif serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak di sektor UMKM.