Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh struktur kepemilikan, likuiditas, ukuran perusahaan, dan struktur modal terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari struktur kepemilikan yang diproksikan dengan Kepemilikan Institusional (KI), likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR), ukuran perusahaan yang diproksikan dengan Ln (Total Aset), serta struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER). Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nilai perusahaan yang diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu sehingga diperoleh sebanyak 22 perusahaan yang dijadikan sebagai sampel penelitian selama periode pengamatan tahun 2022–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial struktur kepemilikan dan struktur modal tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Likuiditas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, struktur kepemilikan, likuiditas, ukuran perusahaan, dan struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024.