Alita Dewi Percunda
Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Relationship Between Walking Distance, Metabolic Equivalents and Handgrip Strength in Elderly Nita Damayanti; Hartati Tuna; Ekawati Sutikno; Alita Dewi Percunda
Cigarskruie: Journal of Educational and Islamic Research Vol. 2 No. 2 (2025): March
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65190/636449

Abstract

Physical function is crucial in the elderly, as physical endurance and muscle strength significantly impact the quality of life. Maintaining this function is essential to prevent disability, sarcopenia, frailty, and risk for metabolic disorders.  This study aimed to explore the relationship between walking distance, METs, and hand grip strength (HGS) in the community-retirement elderly population.  A total of 23 participants older adults from retirement community had measured body anthropometry, distance walking in 6 minutes, and hand grip strength. METS was calculated based on walking speed and body weight. Pearson correlation and linear regression were conducted to analyze the correlation. Hand grip strength was moderately correlated with walking distance (r=0,35) and weakly with METs (r=-0,18). Walking distance is negatively correlated with aged (r=-0.37) Regression indicated that age, weight, and HGS as walking distance performance variability. This was a preliminary study and finding that HGS as a predictor of mobility and functional endurance in elderly. 
Keterlibatan Kepuasan Kerja Pada Work Engagement Perawat Di Rumah Sakit ALITA DEWI PERCUNDA; Medica Selvia Maharani
Jenggala : Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan Vol 4 No 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Fakultas Teknologi dan Manajemen Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Profesi perawat memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pelayanan rumah sakit, namun sering kali mengalami tekanan kerja tinggi yang berdampak pada keterikatan kerja. Keterikatan kerja yang rendah dapat menurunkan kinerja dan meningkatkan turnover perawat.Salah satu faktor yang dapat meningkatkan keterikatan kerja adalah kepuasan kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap keterikatan kerja pada perawat di RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan analisis regresi linear sederhana. Hasil: Dari 143 responden yang didapatkan, sebagian besar berada pada rentang usia 26-35 tahun (59,4%), dengan jenis kelamin mayoritas perempuan (71%), serta memiliki pendidikan terakhir pada jenjang Sarjana (49%), sedangkan untuk status kepegawaian mayoritas perawat berstatus kontrak (52%), dengan lama kerja terbanyak pada rentang 6-10 tahun (38%). Analisis deskriptif indikator kepuasan kerja tertinggi adalah hubungan kerja (3,97%) sedangkan indikator keterikatan kerja tertinggi adalah vigor (3,95%). Uji statistik menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap keterikatan kerja (sig 0,000). Simpulan dan saran: Kepuasan kerja berpengaruh terhadap keterikatan kerja perawat. Oleh karena itu, rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan kepuasan kerja guna memperkuat keterikatan kerja perawat. Kata Kunci: Perawat, Kepuasan Kerja, Keterikatan Kerja