Nur Aini Farida
University of Singaperbangsa Karawang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Ketertarikan Siswa Menggunakan Pelayanan Bimbingan Dan Konseling Di SMP Negeri 3 Cikarang Utara Kab Bekasi Adillah Fadiyah; Alifiyah Nursifa; Dzikri Alfarisi; Khairana Sabila Prisari; Nur Aini Farida
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.v1i2.0236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menganalisis hasil bimbingan dan konseling di sebuah SMP 3 Negeri Cikarang utara dengan fokus pada dampak yang ditimbulkannya pada perkembangan siswa. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data dari interaksi antara konselor dan siswa selama proses bimbingan dan konseling. Hasil observasi ini memberikan wawasan yang berharga tentang efektivitas bimbingan dan konseling dalam membantu siswa mengatasi berbagai masalah, meningkatkan keterampilan interpersonal, serta memperbaiki kinerja akademik mereka. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya peran konselor sebagai pendukung dan fasilitator perkembangan siswa. Konselor yang berpengalaman dan terlatih dapat memberikan panduan yang berharga bagi siswa dalam mengatasi tantangan dan masalah pribadi mereka. hasil observasi ini memberikan landasan yang kuat untuk mendorong penerapan bimbingan konseling yang lebih luas di sekolah menengah pertama, dengan tujuan membantu siswa mencapai potensi mereka secara maksimal.
Potensi Penuh Optimalisasi Layanan Bimbingan Dan Konseling Di SMAN 2 Klari Ervina Febriyanti; Laelly Nurul Fitri; Milla Aulya; M. Fahmi Abdul Aziz; Nur Aini Farida
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.v1i2.0240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelayanan bimbingan konseling di SMAN 2 Klari. Penelitian ini membahas potensi penuh optimalisasi layanan bimbingan dan konseling yang ada di SMAN 2 Klari dengan tujuan untuk mengembangkan praktik terbaik bimbingan dan konseling di sekolah lain. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data pada penelitian ini sumber data primer dan sumber data sekunder. Dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah purposive sampling. Selanjutnya data di analis dengan teknik mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMAN 2 Klari telah berjalan maksimal dengan melibatkan seluruh pendidik mata Pelajaran dan tenaga kependidikan lainnya. Layanan bimbingan dan konseling di SMAN 2 Klari menekankan pelayanan langsung kepada peserta didik, mencakup berbagai aspek kehidupan peserta didik, seperti masalah belajar, masalah keluarga, masalah pribadi, dan hal-hal lainnya. Program tersebut dirancang berdasarkan analisis kebutuhan teoretis, termasuk analisis lingkungan dan alat seperti ITP (Inventarisasi Tugas Perkembangan).
Aktualisasi Layanan Bimbingan Dan Konseling Di SMP Negeri 2 Karawang Adzra Emalis Saputra; Titi Komala; Salma Gania; Salwa Halimatus Sa’diyah; Nur Aini Farida
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.v1i2.0237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali aktualisasi pelayanan bimbingan dan konseling di SMPN 2 Karawang Timur. Dengan jenis penelitian kualitatif, pendekatan dilakukan melalui teknik observasi dan metode studi pustaka. Data utama diambil dari wawancara dan referensi penulis yang tersebar dalam buku-buku dan jurnal-jurnal, kemudian diolah dan dianalisis untuk merumuskan tujuan penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa bimbingan dan konseling di SMPN 2 Karawang Timur memiliki peran krusial dalam pengembangan peserta didik secara pribadi, sosial, belajar dan karir. Meski layanan tersebut bersifat proaktif dan sistematis, kendala muncul akibat keterbatasan jumlah tenaga bimbingan dan konseling di sekolah. Meskipun sudah optimal, belum maksimal karena adanya keterbatasan personil. Layanan tersebut melibatkan berbagai aspek termasuk orientasi, konsultasi dan konseling kelompok. Program ini Seharusnya disusun secara kolaboratif oleh Guru bimbingan dan konseling dengan melibatkan tenaga pendidik lainnya. Kendala utama dalam pengaktualisasian layanan bimbingan dan konseling di SMPN 2 Karang Timur adalah keterbatasan personil dan minimnya pengetahuan siswa tentang layanan yang tersedia. Penelitian ini memberikan pemahaman lebih mendalam tentang bimbingan dan konseling serta menyoroti Bagaimana pengaktualisasian layanan ini dapat meningkatkan program pendidikan dan pembelajaran secara keseluruhan.
Kinerja Bimbingan Dan Konseling Di Madrasah Tsanawiyah Alifah Muizatul Abdilah; Ratu Nikita Ristanti; Rizka Zakia Mufida; Siti Kulsum; Nur Aini Farida
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.v1i2.0241

Abstract

Kinerja bimbingan dan konseling merupakan aspek penting dalam mendukung perkembangan individu. Penelitian ini bertujuan guna mengevaluasi efektivitas program bimbingan dan konseling di MTS Al-Hikmah. Metode penelitian melibatkan penelitian deskriftif kualitatif, yaitu Fokus pada pemahaman mendalam tentang pengalaman, persepsi, dan sikap para siswa terhadap layanan bimbingan konseling di MTS Al-Hikmah. Menggunakan wawancara mendalam dengan siswa dan guru untuk mendapatkan data kualitatif. Penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling di MTS Al-Hikmah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan siswa-siswi yang memperoleh manfaat dari layanan bimbingan dan konseling cenderung mengalami peningkatan keterampilan sosial, motivasi akademik, dan Kesehatan mental Selain itu, mereka juga melihat peningkatan dalam prestasi akademik dan partisipasi mereka dalam kegiatan sekolah. Faktor utama dalam kinerja yang berhasil ialah yang mampu melibatkan pelibatan aktif guru bimbingan dan konseling, penggunaan metode yang relevan, serta dukungan dari pihak sekolah dan orang tua. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya meningkatkan investasi dan perhatian terhadap pengembangan program bimbingan dan konseling yang holistik untuk dapat memastikan perkembangan optimal siswa.
Implementasi Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Sma Negeri 3 Karawang Aldi Rahman Dirta; Novi Fadhilah Sopian; Silvi Agustin; Winda Sri Rahayu; Nur Aini Farida
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.v1i2.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode bimbingan konseling bagi siswa SMAN 3 KARAWANG dan menjelaskan tentang faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan metode bimbingan konseling bagi para peserta didik di SMAN 3 KARAWANG. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan dilihat berdasarkan tempat merupakan penelitian lapangan. Subjek penelitian adalah guru Bimbingan konseling di SMA 3 KARAWANG, Sedangkan objek dalam penelitian observasi ini adalah 2 kelas XII lalu metode yang digunakan dalam pelaksanaan bimbingan konseling pengumpulan data terdiri dari: wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini: (1) metode pelaksanaan bimbingan konseling yang dilakukan oleh guru bimbingan konseling adalah menggunakan metode langsung individu. (2) faktor pendukung pelaksanaan metode bimbingan konseling adalah perilaku positif orang tua, guru, perilaku positif siswa, dan lingkungan masyarakat. Sedangkan faktor penghambat adalah perilaku negatif orang tua dan perilaku negatif siswa.