Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Gender dalam Penggunaan Bahasa Indonesia-Bugis di Kalangan Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris Sitti Aminah; Adzra Atifah Azhar; Sukmawati; Akmal
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i1.258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan penggunaan bahasa antara mahasiswa laki-laki dan perempuan dalam percakapan sehari-hari di kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis wacana. Data dikumpulkan melalui observasi dan perekaman percakapan di kelas tanpa intervensi topik dari peneliti sehingga percakapan yang direkam mencerminkan penggunaan bahasa yang autentik dalam situasi akademis di IAI Muhammdiyah Sinjai. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam empat aspek utama yaitu pengucapan dan intonasi, pemilihan kata, struktur kalimat, serta gaya bahasa yang terkait dengan makna langsung atau tidak langsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan cenderung menggunakan intonasi yang lebih ekspresif dan beragam, serta memilih kata-kata yang mendukung interaksi emosional dan kolaboratif. Sebaliknya, laki-laki lebih sering menggunakan intonasi yang lebih datar dan langsung, dengan pemilihan kata yang lebih fokus pada informasi dan efisiensi. Dalam hal struktur kalimat, perempuan lebih suka menggunakan kalimat yang kompleks dan mendetail, sementara laki-laki lebih memilih kalimat yang sederhana dan jelas. Gaya bahasa perempuan sering kali bersifat implisit dan kontekstual, sedangkan laki-laki cenderung lebih eksplisit dan langsung. Penelitian ini menegaskan bahwa perbedaan dalam penggunaan bahasa ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor biologis, tetapi juga oleh norma sosial dan ekspektasi gender yang berlaku dalam masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai dinamika komunikasi gender di lingkungan akademik, serta implikasi bagi pengembangan program pelatihan komunikasi yang lebih sensitif terhadap perbedaan gender.
Peningkatan Kesadaran Generasi Muda terhadap Bahaya Narkoba melalui Kegiatan Sosialisasi Preventif di Masyarakat Akmal; Sitti Amninah; Juliani
INKAMKU : Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2026): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v5i1.4453

Abstract

Drug abuse is a serious problem that has a wide impact on the health, social, and moral aspects of society, especially among the younger generation who are vulnerable to environmental influences. Preventive efforts through outreach activities are an important strategy in raising awareness and forming an attitude of rejection towards drug abuse. This community service activity aims to: (1) increase public knowledge regarding the types and dangers of drugs; (2) raise awareness to avoid drug abuse; and (3) encourage the active role of the community as a prevention agent in their surrounding environment. The implementation method of the activity includes an initial observation stage to identify partner needs, interactive outreach and counseling, and evaluation to measure the level of understanding of participants. The results of the activity showed an increase in participants' understanding regarding the dangers of drugs, which was marked by the ability to identify types of narcotics, understand their negative impacts, and show a change in attitude to be more vigilant towards drug distribution. In addition, this activity also encouraged the formation of collective awareness in prevention efforts in the community. Thus, outreach on the dangers of drugs has proven effective as a preventive measure in building community resilience against the threat of drug abuse