Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Flashcard dalam Pengajaran Kosakata Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Rizky Ainun Sulfianti; Sitti Aminah; Jamaluddin Jamaluddin
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/pedagogy.v2i2.203

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan aspek paling dasar yang perlu dikuasai dalam pembelajaran Bahasa Inggris, namun pada kenyataanya penguasaan kosakata pada siswa sekolah dasar masih sangat minim. Penelitian ini dilakukan di kelas V Sekolah Dasar dengan tujuan untuk mengevaluasi efektivitas media Flashcard dalam pengajaran kosakata bahasa Inggris kepada siswa. Penelitian ini mengadopsi desain kuantitatif dengan metode pre-eksperimental yang berfokus pada perbandingan hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan Flashcards. Dengan metode pengumpulan data berupa observasi serta penilaian pre-test dan post-test. Sampel penelitian ini terdiri dari 15 siswa kelas V Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Flashcard efektif dalam meningkatkan indikator efektivitas pembelajaran. Flashcard terbukti berhasil menciptakan lingkungan belajar yang sangat termotivasi dan partisipatif, di mana siswa menunjukkan perhatian penuh dan interaksi aktif (aktivitas yang tinggi). Secara kuantitatif, efektivitas ini tercermin pada peningkatan signifikan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata siswa sebelum perlakuan adalah 64,00, dan setelah menggunakan Flashcard nilai tersebut meningkat tajam menjadi 86,60. Peningkatan hasil ini didukung oleh data uji statistik yang menunjukkan bahwa data akhir berada dalam kategori normal dan homogen (prasyarat statistik).
Grammatical Error Analysis in the English Writing of Second-Semester Students of the English Tadris Program Sitti Aminah; Rifqatussa Diyah; Muh. Ruslan; A.Muniratul Hidayah
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/pedagogy.v2i2.208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesalahan gramatikal dalam tulisan naratif mahasiswa semester II Program Studi Tadris Bahasa Inggris di Universitas Islam Ahmad Dahlan. Dengan menggunakan pendekatan error analysis dan surface strategy taxonomy, penelitian ini mengkaji jenis, frekuensi, dan penyebab kesalahan gramatikal dalam teks mengenai rutinitas harian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data yang diambil dari 15 tulisan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling sering terjadi berkaitan dengan kapitalisasi, tenses, preposisi, dan kesesuaian subjek-kata kerja. Kesalahan ini sebagian besar termasuk dalam kategori misformation dan omission. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa penyebab utama kesalahan adalah interferensi bahasa ibu, kurangnya kesadaran tata bahasa, dan penerapan aturan Grammars ecara berlebihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa masih kesulitan menerapkan pengetahuan Grammar dalam konteks penulisan yang sesungguhnya. Oleh karena itu, disarankan agar pengajaran Grammar diintegrasikan dengan praktik menulis menggunakan pendekatan kontekstual dan reflektif. Studi ini memberikan wawasan penting bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti dalam upaya meningkatkan kompetensi Grammar dan akurasi menulis di lingkungan pembelajaran EFL.
Perbedaan Gender dalam Penggunaan Bahasa Indonesia-Bugis di Kalangan Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris Sitti Aminah; Adzra Atifah Azhar; Sukmawati; Akmal
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i1.258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan penggunaan bahasa antara mahasiswa laki-laki dan perempuan dalam percakapan sehari-hari di kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis wacana. Data dikumpulkan melalui observasi dan perekaman percakapan di kelas tanpa intervensi topik dari peneliti sehingga percakapan yang direkam mencerminkan penggunaan bahasa yang autentik dalam situasi akademis di IAI Muhammdiyah Sinjai. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam empat aspek utama yaitu pengucapan dan intonasi, pemilihan kata, struktur kalimat, serta gaya bahasa yang terkait dengan makna langsung atau tidak langsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan cenderung menggunakan intonasi yang lebih ekspresif dan beragam, serta memilih kata-kata yang mendukung interaksi emosional dan kolaboratif. Sebaliknya, laki-laki lebih sering menggunakan intonasi yang lebih datar dan langsung, dengan pemilihan kata yang lebih fokus pada informasi dan efisiensi. Dalam hal struktur kalimat, perempuan lebih suka menggunakan kalimat yang kompleks dan mendetail, sementara laki-laki lebih memilih kalimat yang sederhana dan jelas. Gaya bahasa perempuan sering kali bersifat implisit dan kontekstual, sedangkan laki-laki cenderung lebih eksplisit dan langsung. Penelitian ini menegaskan bahwa perbedaan dalam penggunaan bahasa ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor biologis, tetapi juga oleh norma sosial dan ekspektasi gender yang berlaku dalam masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai dinamika komunikasi gender di lingkungan akademik, serta implikasi bagi pengembangan program pelatihan komunikasi yang lebih sensitif terhadap perbedaan gender.
Analisis Referring Expression dalam Cerpen The Deer and The Crocodile Karya Sindu Ann Ulfayanti; Ayinun Majid; Ahmad Fauzi; Putri Nuraura Alfiani; Sitti Aminah; Harmilawati
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol 1. No.2 (2024) : November 2024
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v1i2.248

Abstract

Referring expression adalah suatu bentuk bahasa yang digunakan untuk merujuk atau mengidentifikasi suatu objek, orang, atau konsep dalam konteks percakapan atau tulisan. Penelitian ini menganalisis penggunaan referring expression dalam cerpen "The Deer and the Crocodile" karya Sindu Ann. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis referring expression yang digunakan dalam cerpen The Deer and The Crocodile Karya Shindu Ann. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah analisis konten (content analysis) karena data yang dianalisis berupa konten teks cerpen. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukannya beberapa ungkapan referring expression, referring expression yang dianalisis melibatkan jenis- jenis seperti frasa nominal deskriptif, pronomina tunggal, dan pronomina jamak. Analisis mendalam terhadap jenis-jenis referring expression ini memberikan pemahaman tentang bagaimana penulis membangun karakter, konflik, dan pesan moral dalam cerita.
The Effectiveness of Using Lontara Bugis Makassar Script in English Vocabulary Teaching Atmaranie Dewi Purnama; Sitti Aminah; Andi Muammar Kareba; Harmilawati
JLE: Journal of Literate of English Education Study Program Vol 5 No 1 (2024): Volume 5 Number 1 July 2024
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jle.v5i1.2283

Abstract

Vocabulary teaching, especially in early childhood, must be emphasized, because having sufficient vocabulary will make it easier for children to communicate. The Lontara script is a regional language that is now almost forgotten by the younger generation; therefore, this research tries to integrate the Lontara script in learning English vocabulary. The type of research used in this research is quantitative research with experimental methods. In this study, researchers used the One-Group Pre-Test-Post-Test Design. The data obtained can be interpreted to be in positive ranks, with an average value (mean ranks) equal to 24.50, and a total value (sum of ranks) equal to 1176.00. This means that there is an increase in post-test scores after treatment, which means that the integration of Lontara Bugis script in learning English vocabulary is effective in improving understanding of English vocabulary for fifth-grade students at MI Darul Abrar Balle Village, MIS Arrahman Labuaja, and MIS UKI Siputanre Cakkela, which are in Kahu District, Bone Regency, South Sulawesi Province.
Friend or Fraud? Exploring Foreign Language Students’ Awareness of AI-Generated Content Sitti Aminah; Akmal; Atmarani Dewi Purnama
JLE: Journal of Literate of English Education Study Program Vol 6 No 2 (2025): Volume 6 Number 2 December 2025
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jle.v6i2.4283

Abstract

This study aims to explore the awareness of students majoring in Arabic Language Education and English Language Education at Ahmad Dahlan Islamic University, Sinjai, regarding content generated by artificial intelligence (AI). In today's digital era, many students utilize AI tools to complete academic assignments, but not all are aware of the difference between human-generated and machine-generated content. This study employed a quantitative method with a survey approach, involving 42 students. Data were collected through online questionnaire with Likert scale and were analyzed using descriptive statistical techniques, including mean scores and percentage distributions. The result showed that students were quite familiar with the use of AI, especially for translation and grammar correction purposes. However, their level of awareness in critically evaluating AI-generated content, especially in distinguishing between human and machine-generated writing, was in the moderate category. From an ethical perspective, most respondents expressed a positive attitude towards the responsible use of AI in learning and rejected academic dishonesty practices involving the unethical use of AI content. These results suggest that while AI functions as a “friend” by assisting language learning, it also has the potential to become a “fraud” when students lack sufficient critical awareness and ethical guidance. Overall, this study concludes that the role of AI in foreign language education depends largely on students’ critical awareness, ethical attitudes, and institutional guidance. Strengthening critical digital literacy and establishing clear academic policies are therefore essential to ensure responsible AI integration.
The Effectiveness of Charades Game in Teaching Vocabulary Harmilawati Harmilawati; Ulfayanti; Sitti Aminah
JLE: Journal of Literate of English Education Study Program Vol 7 No 1 (2026): Volume 7 Number 1 July 2026
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of using the Charades game in teaching English vocabulary to fifth-grade students at SD Negeri 141 Pakka. The participants of this study consisted of 15 students. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental method using a one-group pretest-posttest design. The data were collected through observation, questionnaires, and tests, and analyzed using normality and homogeneity tests, a paired-sample t-test, and N-Gain analysis. The findings reveal that the implementation of the Charades game in the classroom was carried out very effectively, as indicated by the observation score of 96.43%. Students’ learning activities were categorized as very good (91.67%), and their responses toward the use of the Charades game were highly positive, with an average score of 89.7%. The results of the paired-sample t-test show a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference between pretest and posttest scores. Furthermore, the N-Gain analysis reveals a score of 0.72 (72%), which falls into the high effectiveness category. These results indicate that the use of the Charades game has a significant and meaningful impact on students’ vocabulary mastery. Therefore, it can be concluded that the Charades game is an effective strategy for improving English vocabulary, while also enhancing students’ motivation and active participation in the learning process.