Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Bimbingan Belajar Calistung di Luar Jam Sekolah di Desa Batu Belerang Nurazizah; Nurul Islamiah
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i1.504

Abstract

Budaya membaca, menulis, dan menghitung menjadi perhatian bagi segenap masyarakat dalam pendidikan. Masyarakat yang gemar membaca akan memperoleh pengetahuan dan wawasan, dengan menulis masyarakat mampu mengekspresikan pikiran dan perasaan dalam bentuk tulisan, serta dengan menghitung masyarakat mampu memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, membaca menulis dan menghitung merupakan keterampilan yang harus dicapai pada semua jenjang sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan dan mengembangakan keterampilan membaca, menulis serta menghitung peserta didik khususnya di desa Batu Belerang dengan melakukan bimbingan calistung di luar jam sekolah. Jenis Penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian fenomenologi dengan pendekatan kualitatif yang berlokasi di Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini yaitu program bimbingan belajar calistung ini dimana sudah ada peningkatan kemampuan membaca, menulis dan menghitung pada peserta didik di Desa Batu Belerang.
Dutch Colonial Government Intervention in Islamic Judiciary in Indonesia and Its Impact on the Authority of the Pengadilan Agama Nurul Islamiah; Supardin S; Muh. Rusdi T
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 10 (2026): May 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20095367

Abstract

This article discusses the intervention of the Dutch colonial government in Islamic judiciary institutions in Indonesia and its impact on the authority of religious courts. Prior to the colonial period, Islamic courts had developed within Islamic kingdoms and possessed broad authority in resolving religious and social disputes. However, the arrival of the Dutch colonial administration brought significant changes to the legal system in Indonesia through colonial legal policies aimed at controlling indigenous society, including Muslims. This study employs a normative legal research method with a historical approach by examining literature, colonial regulations, and various scholarly sources related to the development of Islamic courts during the Dutch East Indies period. The findings indicate that the colonial government did not directly abolish Islamic courts, but gradually restricted their authority through various policies and regulations. Islamic courts, which previously held extensive authority, were later limited to certain matters such as marriage, divorce, reconciliation, and inheritance. This intervention was influenced by colonial legal politics and the receptie theory, which placed customary law above Islamic law. Nevertheless, Islamic judiciary institutions survived and became one of the important foundations for the development of the religious court system in post-independence Indonesia.