Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Perbedaan Panjang Lengan dan Lebar Sudu Terhadap Kinerja Turbin Tipe Darrieus Prengki Prabowo; Ade Sunardi; Mohamad Zaenudin
Integrated Mechanical Engineering Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Integrated Mechanical Engineering Journal (IMEJOUR) Vol. 2 No. 1 2024
Publisher : Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering and Computer Science, Universitas Global Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56904/imejour.v2i1.27

Abstract

Turbin angin adalah salah satu jenis pembangkit listrik tenaga angin dengan menggunakan baling-baling turbin atau turbine blades. Turbin yang menggunakan energi angin menjadi listrik. Biasanya turbin angin ini bisa digunakan pada daerah pegunungan, pantai dan rumah. Turbin angin ini sangat berguna bagi masyarakat dan bisa menghemat biaya untuk membayar listrik. kinerja turbin angin ini dipengaruhi oleh beberapa objek di antaranya, panjang lengan, jumlah sudu pada turbin dan lebar baling-baling. Penelitian ini hanya memfokuskan pada daya energi listrik dan kecepatan putaran baling-baling yang dihasilkan dengan menggunakan turbin angin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan dan penelitian eksperimental. Hasil pengujian turbin tipe Darrieus, perubahan variabel yang divariasikan dengan jumlah perbedaan panjang lengan dan lebar baling-baling yang berbeda-beda. Kerja turbin tipe Darrieus pada variasi lengan 3 dengan panjang 40 cm dan lebar baling-baling 30 cm menghasilkan daya 1,19 watt dan kecepatan angin 4,52 m/s. lengan 4 dengan panjang 40 cm dan lebar baling-baling 35 cm menghasilkan daya 2,73 watt dan kecepatan angin 5,0 m/s. Turbin yang paling optimal berada pada lengan 5 dengan panjang 40 cm dan lebar baling-baling 40 cm menghasilkan daya sebesar 4,89 Watt dan kecepatan angin 8 m/s, sehingga dapat diketahui bahwa kecepatan angin dan daya yang dihasilkan pada saat menggunakan panjang lengan dan lebar baling-baling memiliki nilai daya output generator yang lebih besar.