Putry Arisandy
Universitas Negeri Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Perkembangan Identitas Feminis terhadap Penerimaan Budaya Patriarki di Media Sosial pada Kalangan Perempuan Amanda Baharani; Putry Arisandy; Nuri Lestari; Winalda Febriastuti; Nisrinah Raudhatul Asy-Syifaa; Salum Putriani Noor
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 1, No 1 (2025): June 2025
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya patriarki yang terjadi pada masyarakat merupakan bawaan pengaruh pada persepsi perempuan memiliki kedudukan yang berbeda dengan laki-laki. Tujuan dari gerakan feminisme adalah untuk menyuarakan keseimbangan atau kesetaraan antara interaksi gender dalam hubungan yang tidak setara dalam masyarakat. Dalam kehidupan bermasyarakat, terbentuk identitas gender yang berbeda di mana feminim akan selalu ditandai dengan identitas lemah lembut dan berperan penuh dalam ranah domestik rumah tangga, pasif. Sedangkan laki-laki memiliki identitas kuat dan penuh tanggung jawab. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan dengan metode kuantitatif. Semua variabel diukur secara numerik, dan data disajikan dalam bentuk angka. Penelitian menggunakan rancangan desain regresi kuantitatif. Hasil penelitian memperoleh hasil mengenai pengaruh identitas feminis terhadap penerimaan budaya patriarki pada perempuan pengguna media sosial di Sulawesi Selatan, digunakan uji hipotesis dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan pengujian tersebut, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,005 yang berarti lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel identitas feminis terhadap budaya patriarki.
Pengaruh Manajemen Stres Terhadap Minat Belajar Pengguna Artificial Intelligence Nurul Azmi Rauf; Putry Arisandy; Putri Ghefira Alifah Taswil; Muh. Rezky Pratama Susilo; Nurul Magfira Azz; Andhika; Nurfitriany Fakhri; Tri Sulastri
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 1, No 1 (2025): June 2025
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya artificial intelligence (AI). Masalah stres yang buruk mampu membuat minat belajar menjadi menurun. Apakah hadirnya AI mampu membantu pelajar dalam meringankan beban akademik yang berujung pada manajemen stres yang baik, ataupun sebaliknya. Pertanyaan tersebut menjadi dasar dalam menjalankan penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini yaitu 120 pelajar maupun mahasiswa pengguna AI yang dipilih menggunakan metode stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala manajemen stres dan skala minat belajar dengan menggunakan skala likert. Sebelum dilakukan analisis regresi sederhana, dilakukan pengujian asumsi klasik terlebih dahulu, yaitu dengan uji normalitas dan juga uji linearitas. Didapatkan hasil dari kedua uji asumsi terpenuhi (p > 0,05). Hasil uji hipotesis yang didapatkan yaitu 0,00 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh manajemen stres terhadap minat belajar pengguna artificial intelligence. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan artificial intelligence pada sistem pendidikan sangat bermanfaat terlebih dalam penyelesaian tugas dan juga meningkatkan kemampuan pelajar dan mahasiswa beradaptasi terhadap teknologi baru yang mendukung pross pembelajaran.
Do You Remember The Words? Dual-Coding Method On Long-Term Memory Nurul Azmi Rauf; Putry Arisandy; Putri Ghefira Alifah Taswil; Muh Rezky Pratama Susilo; Nurul Magfira Azz; Andhika; Nurfitriany Fakhri; Tri Sulastri
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 1, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses kognitif berlangsung secara simultan dan berperan penting dalam membentuk perilaku manusia, dengan memori sebagai komponen utama dalam pengolahan informasi. Memori memungkinkan individu menyandikan, menyimpan, dan mengambil kembali informasi yang diperoleh dari lingkungan sensorik. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa metode dual coding, yang mengintegrasikan representasi verbal dan visual, berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode dual coding terhadap kemampuan memori jangka panjang pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini terdiri atas dua studi. Studi pertama melibatkan 60 siswa sekolah dasar, sedangkan studi kedua melibatkan 80 partisipan. Pada masing-masing studi, partisipan dibagi ke dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen menerima stimulus berupa tayangan kata benda yang disertai gambar, sementara kelompok kontrol hanya menerima stimulus berupa teks. Setiap kata benda ditampilkan selama tiga detik. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U karena sebagian data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, di mana partisipan yang menerima metode dual coding mampu mengingat lebih banyak kata dibandingkan dengan partisipan yang hanya menerima stimulus verbal. Temuan ini menunjukkan bahwa metode dual coding berpengaruh positif terhadap kemampuan memori jangka panjang siswa sekolah dasar. Secara implikatif, hasil penelitian ini mendukung penggunaan integrasi teks dan gambar sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan retensi informasi dalam konteks pendidikan formal.