Zulfah Zulfah
STAIN Sultan Abdurrahman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Literasi Informasi di Era Pandemi Covid-19: Studi Fenomenologi Calon Guru IPA Titah Sayekti; Zulfah Zulfah
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v4i1.2950

Abstract

Informasi yang beredar pada masa pandemi sangat bervariasi dengan tingkat validitas yang berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat fenomena literasi informasi yang terjadi pada masa ini. Fenomenologi dipilih sebagai metode penelitian dengan populasi penelitian adalah mahasiswa program IPA di provinsi Jawa Timur sedangkan sampelnya adalah mahasiswa pendidikan IPA dari 5 kabupaten dan 1 kota di Jawa Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara dan pengisian formulir survei. Analisis data dilakukan dengan metode analisis Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi dan penyajian data berdasarkan masing-masing literasi informasi dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data menggambarkan bahwa responden cukup baik dalam menentukan sifat dan cakupan informasi yang dibutuhkan. Hal ini ditunjukkan dengan 79% sampel menyatakan pentingnya memilih topik dalam mengakses informasi mengenai covid 19. Upaya mengakses informasi yang dibutuhkan secara efektif dan efisien juga cukup baik, mengingat 58% sampel memilih situs resmi pemerintah yang sesuai. lebih meyakinkan dalam penyajian data. Sementara itu, proses evaluasi kritis terhadap informasi dan sumbernya juga telah dilakukan yang ditunjukkan dengan 93% sampel menyatakan perlunya klarifikasi dan diskusi atas informasi yang diperoleh. Pencapaian tujuan akses informasi cukup baik dengan adanya upaya sebagian besar responden dalam menentukan tujuan akses informasi pada awal proses. Dengan adanya penetapan tujuan maka arah pencarian akan lebih terfokus sehingga 75% sampel mengungkapkan tercapainya tujuan. Pemahaman yang baik terhadap aspek hukum, ekonomi, dan sosial terkait penggunaan informasi terlihat pada pemilahan informasi yang akan disebarluaskan. Sebanyak 137 sampel menyatakan bahwa validitas informasi merupakan kriteria penting agar informasi layak untuk diteruskan. Secara garis besar responden sudah berupaya menerapkan literasi informasi meskipun tentunya masih ada hal yang perlu diperkuat.