Zahra Aqilah Dytihana
Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Teknologi dalam Peningkatan Pelayanan Publik di Daerah Pesisir Cirebon: Studi Kasus di Sektor Administrasi dan Layanan Publik Mohammad Rezza Fahlevvi; Zahra Aqilah Dytihana
Jurnal Media Birokrasi Jurnal Media Birokrasi, Vol. 7 No. 1, April, 2025
Publisher : PRODI ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAERAH FAKULTAS MANAJEMEN PEMERINTAHAN IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmb.v7i1.5197

Abstract

Pelayanan publik yang efisien dan transparan di daerah pesisir Cirebon menghadapi tantangan besar terkait akses teknologi, infrastruktur digital, dan keterbatasan keterampilan digital, yang menghambat implementasi teknologi dalam sektor administrasi dan layanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah pesisir Cirebon, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasi e-government. Pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dengan melibatkan 20 informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan observasi lapangan digunakan untuk menggali pengalaman dan persepsi masyarakat serta aparatur pemerintah terkait digitalisasi layanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya pemerintah dalam mengintegrasikan teknologi, kesenjangan infrastruktur dan keterbatasan keterampilan digital masih menjadi hambatan utama. Di sisi lain, harapan masyarakat terhadap digitalisasi pelayanan publik cukup tinggi, namun mereka juga khawatir tentang keamanan data pribadi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan infrastruktur digital, pelatihan keterampilan digital, dan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan digitalisasi yang inklusif dan efisien di daerah pesisir Cirebon. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya strategi komprehensif dalam mendukung transformasi digital yang tidak hanya mengedepankan aspek teknis, tetapi juga mencakup aspek sumber daya manusia dan keamanan data untuk memastikan keberlanjutan pelayanan publik berbasis teknologi. Pelayanan Publik; Teknologi; Digitalisasi; Cirebon; E-Government.
The Effectiveness of ASIAP Digital Innovation in the Management of SPPT PBB in Pekanbaru City: DAIGUSI Analysis of Innovation and User Satisfaction Ikra Novar Rizqi; Zahra Aqilah Dytihana
Knowbase : International Journal of Knowledge in Database Vol. 5 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/knowbase.v5i1.9453

Abstract

Digital innovation in public services is increasingly becoming a primary need for efficient and responsive governance. One such innovation is ASIAP (Aplikasi Antar SPPT PBB), a digital system developed by the Pekanbaru City Regional Revenue Agency (Bapenda) to distribute Tax Payable Notification Letters (SPPT) online. However, as a silent innovation, ASIAP is not widely known, despite its significant contribution to regional tax management. This study aims to assess user satisfaction with the ASIAP application and analyze the accompanying innovation diffusion process. The study used a mixed-method approach with quantitative and qualitative methods. Data collection was conducted by distributing questionnaires to ten ASIAP user employees, based on five dimensions in the End-User Computing Satisfaction (EUCS) model: content, accuracy, format, ease of use, and timeliness. In-depth interviews were also conducted with several Bapenda employees to explore the innovation adoption process based on Rogers' innovation diffusion theory. The results showed that users found the ASIAP application quite satisfactory, particularly in terms of information accuracy and ease of use. However, aspects of information up-to-dateness and visual presentation still require improvement. The ASIAP diffusion process is considered to have progressed gradually through five stages of innovation adoption, supported by the role of internal change agents and informal communication between employees. In conclusion, ASIAP is a potential digital innovation for strengthening information technology-based public services at the regional level, but it still requires further development to achieve broader and more equitable benefits.