This Author published in this journals
All Journal Jurnal Registratie
Rachmat Dimas Oktafenanda
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menuju Kesetaraan Gender di Surabaya, Indonesia Sri Endah Kinasih; Mochamad Kevin Romadhona; Rachmat Dimas Oktafenanda
Registratie Vol 7 No 2 (2025): Registratie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v7i2.5564

Abstract

Studi ini meneliti kemajuan kesetaraan gender di Surabaya melalui analisis Indeks Pembangunan Gender (PDB) antara tahun 2020 dan 2023, dengan proyeksi hingga tahun 2025. Studi ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik, dengan menggunakan data dari BPS Surabaya dan menerapkan pemodelan regresi linier, penelitian ini menangkap lintasan kesetaraan gender di berbagai dimensi kesehatan, pendidikan, dan pencapaian ekonomi. Temuan menunjukkan tren peningkatan yang konsisten, dengan GDI naik dari 93,58 pada tahun 2020 menjadi 95,56 pada tahun 2023, menunjukkan kesetaraan menengah hingga tinggi, meskipun hasil yang dicapai perempuan masih sedikit di bawah laki-laki. Proyeksi menunjukkan peningkatan berkelanjutan, dengan nilai GDI diperkirakan mencapai 96,17 pada tahun 2024 dan 96,86 pada tahun 2025. Hasil ini menunjukkan bahwa Surabaya sedang menuju kesetaraan gender, meskipun hambatan struktural, khususnya dalam distribusi pendapatan dan partisipasi politik, masih tetap ada. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun peningkatan statistik menyoroti kemajuan yang berarti, intervensi kebijakan yang berkelanjutan dan tata kelola yang responsif gender sangat penting untuk menerjemahkan kemajuan numerik menjadi kesetaraan substantif. Penelitian ini berkontribusi pada wacana tentang pengarusutamaan gender di perkotaan Indonesia dan menggarisbawahi peran Surabaya dalam memajukan agenda nasional menuju pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 5 tentang kesetaraan gender pada tahun 2030.