Deetje Josephine Solang
Universitas Negeri Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

From vulnerability to growth: strengthening intrapersonal capacity to overcome the quarter life crisis Deetje Josephine Solang
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1176300

Abstract

This study examines the Quarter-Life Crisis (QLC) as a psychological phenomenon experienced during the transition to early adulthood, highlighting the significance of intrapersonal capacity as a key factor in transforming vulnerability into growth. Employing a literature review method, the research analyzes recent studies on internal factors such as self-regulation, self-reflection, inner dialogue, and meaningful goal-setting. The findings indicate that intrapersonal capacity functions both as a mediator and a moderator, enabling individuals not only to reduce the negative effects of QLC but also to build psychological resilience and a clearer sense of life direction. This study expands the theoretical perspective of QLC by positioning intrapersonal capacity as a central mechanism, while also offering practical implications for counseling, education, and self-development interventions for young adults.
Hubungan Persepsi Risiko Dengan Perilaku Keselamatan Kerja Petugas Pemadam Kebakaran di Kabupaten Minahasa Leon Timoti Massie; Tellma Monna Tiwa; Deetje Josephine Solang
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 4 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i4.604

Abstract

Pekerjaan dengan risiko tinggi cenderung memiliki tingkat kecelakaan yang lebih tinggi, dan banyak hal yang dapat mempengaruhi hal tersebut baik dari lingkungan atau individu khususnya persepsi pada perilaku. Dilakukanya penelitian ini dengan tujuan mengetahui hubungan persepsi risiko dengan perilaku keselamatan pada Petugas Pemadam Kebakaran di Kabupaten Minahasa. Jenis Penelitian yang digunakan merupakan penelitian kuantitatif korelasional, dengan jumlah sampel sebanyak 64 petugas. Pada kategorisasi data juga ditemukan bahwa baik dalam variabel persepsi risiko dan perilaku keselamatan mayoritas responden berada pada tingkat yang tinggi. Analisis dilakukan dengan uji korelasi yang menunjukan nilai signifikansi 0,002 (p > 0.05), berarti ada hubungan yang signifikan pada persepsi risiko dengan perilaku keselamatan petugas. Selain itu pada nilai (R) didapatkan sebesar 0,385 dan (R2) sebesar 0,148. Dapat disimpulkan ialah meskipun terdapat keterkaitan antara data yang diteliti, persepsi risiko bukanlah merupakan faktor atau prediktor utama perilaku keselamatan pada petugas pemadam kebakaran