Mega Rustanti
STF YPIB Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS DRUG RELATED PROBLEMS (Drps) PADA PASIEN TERAPI INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI SALAH SATU PUSKESMAS DI KOTA CIREBON Mega Rustanti; Ahmad Azrul Zuniarto; Ris Ayu Nuari; Ade Joharudin
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/p5j00n79

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di negara sedang berkembang merupakan penyebab kematian. Drug Related Problems (DRPs) merupakan kejadian yang tidak diharapkan, berupa pengalaman pasien yang melibatkan terapiobat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui presentase kejadian dari masing-masing DRPs yang meliputi ada indikasi tanpa obat, ada obat tanpa indikasi, ketidaktepataan pemilihan obat, dosis rendah, dosis tinggi, interaksiobat, efek samping obat dan tingkat kepatuhan pasien, dalam terapi pengobatan infeksi saluran pernafasan akut pada pasien ISPA di salah satu Puskesmas di Kota Cirebon.  Penelitian ini bersifat non eksperimental dengan rancangan penelitian deskriptif dan pengambilan data rekam medik secara retrospektif. Pengambilan data menggunakan teknik random sampling. Analisis kejadian drug related problems dilakukan dengan membandingkan hasil penelitian dengan buku standar secara deskriptif  Hasil penelitian dari 85 kasus pasien ISPA yang memenuhi kriteria inklusimenunjukkan kejadian DRPs kategori ada indikasi tanpa obatsebanyak 18 kasus (12,94%), ada obat tanpa indikasi sebanyak 5 kasus (5,88%), ketidaktepataan pemilihan obat tidak terdapat kasus yang terjadi, dosis rendah sebanyak 13 kasus (15,29%), dosis tinggi sebanyak 9 kasus (10,58%), interaksi obat sebanyak 10 kasus (11,76%), sedangkan untuk DRPs kategori efek samping obat paling banyak terjadi mual dengan presentase 50,0% dan  DRPstingkat kepatuhan pasien tergolong rendah dengan presentase 60,40%