Ahmad Azrul Zuniarto
STF YPIB Cirebon

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

UJI AKTIVITAS GRANUL SERBUK LIMBAH IKAN LAUT DENGAN BAHAN TAMBAHAN AMILUM BIJI DURIAN (Durio zibethinus Murr) TERHADAP BAKTERI PATOGEN IKAN Nina Pratiwi Susanti; Anto Sugiharto; Rodiya; Ahmad Azrul Zuniarto; Wahyuni Aprilia Santi; Yuyun Yuningsih; Sutisno
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/xd3p1517

Abstract

Salah satu tanaman yang memiliki manfaat sebagai antibakteri ialah biji durian yang memiliki kandungan pati atau amilum yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri granul serbuk limbah ikan laut dengan bahan tambahan amilum biji durian (Durio zibethinus) terhadap bakteri patogen ikan. Penelitian ini menggunakan metode difusi sumuran untuk menguji aktivitas antibakteri dengan media pertumbuhan nutrient agar. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan pengenceran sediaan granul serbuk limbah ikan laut dengan bahantambahan amilum biji durian (Durio zibethinus) pada konsentrasi 2%, 4% dan 5%. Hasil penelitian menunjukkan granul serbuk limbah ikan laut dengan bahantambahan amilum biji durian (Durio zibethinus) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Pseudomonas Aeruginosa dengan adanya zona hambat pada konsentrasi 2% sebesar 5,3 mm, konsentrasi 4% sebesar 7,1 mm, konsentrasi 5% sebesar 8,8 mm. Konsentrasi Paling efektif untuk menghambat bakteri Pseudomonas Aeruginosa yaitu konsentrasi 5%. 
PENGARUH PENAYANGAN VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN VITAMIN PADA MASYARAKAT DI PERUMAHAN NUANSA MAJASEM KECAMATAN KESAMBI KOTA CIREBON Ahmad Azrul Zuniarto; Fitri Zakiah; Wirsyad Yuniuswoyo; Soni Suharmono; Elis Karlina
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/g1gnaq04

Abstract

Vitamin merupakan golongan zat gizi esensial dalam tubuh yang terlibat dalam banyak fungsi fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penayangan video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan vitamin, untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan vitamin sebelum dan setelah penayangan video, dan untuk mengetahui perbandingan pengaruh penayangan video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan vitamin di Perumahan Nuansa Majasem Kecamatan Kesambi Kota Cirebon berdasarkan data demografi.  Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen one group pretest posttest. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan sampel 94 responden. Penelitian dilakukan pada Januari-Februari 2022. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan video.  Hasil pengujian menggunakan uji T paired sample test dengan nilai sig (2-tailed) <0,05 (0,00 < 0,05) yang berarti bahwa terdapat pengaruh penayangan video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan vitamin pada Masyarakat Perumahan Nuansa Majasem, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Adapun Tingkat pengetahuan meningkat setelah penayangan video dengan nilai pretest 70% dan posttest 85%. Sedangkan berdasarkan data demografi, kelompok yang paling berpengaruh paling tinggi adalah jenis kelamin yaitu laki-laki dengan nilai selisih 0,93. 
ANALISIS DRUG RELATED PROBLEMS (Drps) PADA PASIEN TERAPI INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI SALAH SATU PUSKESMAS DI KOTA CIREBON Mega Rustanti; Ahmad Azrul Zuniarto; Ris Ayu Nuari; Ade Joharudin
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/p5j00n79

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di negara sedang berkembang merupakan penyebab kematian. Drug Related Problems (DRPs) merupakan kejadian yang tidak diharapkan, berupa pengalaman pasien yang melibatkan terapiobat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui presentase kejadian dari masing-masing DRPs yang meliputi ada indikasi tanpa obat, ada obat tanpa indikasi, ketidaktepataan pemilihan obat, dosis rendah, dosis tinggi, interaksiobat, efek samping obat dan tingkat kepatuhan pasien, dalam terapi pengobatan infeksi saluran pernafasan akut pada pasien ISPA di salah satu Puskesmas di Kota Cirebon.  Penelitian ini bersifat non eksperimental dengan rancangan penelitian deskriptif dan pengambilan data rekam medik secara retrospektif. Pengambilan data menggunakan teknik random sampling. Analisis kejadian drug related problems dilakukan dengan membandingkan hasil penelitian dengan buku standar secara deskriptif  Hasil penelitian dari 85 kasus pasien ISPA yang memenuhi kriteria inklusimenunjukkan kejadian DRPs kategori ada indikasi tanpa obatsebanyak 18 kasus (12,94%), ada obat tanpa indikasi sebanyak 5 kasus (5,88%), ketidaktepataan pemilihan obat tidak terdapat kasus yang terjadi, dosis rendah sebanyak 13 kasus (15,29%), dosis tinggi sebanyak 9 kasus (10,58%), interaksi obat sebanyak 10 kasus (11,76%), sedangkan untuk DRPs kategori efek samping obat paling banyak terjadi mual dengan presentase 50,0% dan  DRPstingkat kepatuhan pasien tergolong rendah dengan presentase 60,40% 
UJI EFEKTIVITAS SEDATIF SERBUK INSTAN EKSTRAK KERING DAUN PUTRI MALU (Mimosa pudica Linn.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN Nella Nafilah; Ahmad Azrul Zuniarto
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 5 No 2 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/ndbsh722

Abstract

Putri Malu mampu menimbulkan efek relaksasi saraf di otak sehingga dapatmenimbulkan efek sedasi adalah melatonin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fektivitas sedatif serbuk instan ekstrak kering daun Putri Malu (Mimosa pudica Linn.) terhadap mencit putih jantan (Mus musculus).  Penelitian ini bersifat eksperimental, ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Penelitian ini menggunakan 15 ekor mencit putih jantan terbagi dalam 5 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif (Diazepam), kontrol negatif (Basis serbuk instan) serta kontrol perlakuan serbuk instan ekstrak kering daun Putri Malu (Mimosa pudica Linn.) dengan dosis 500 mg/KgBB, 600 mg/KgBB dan 700 mg/KgBB. Setelah diberi perlakuan mencit didiamkan per 30 menit sampai 150 menit dan di uji pada rotarod selama 2 menit dengan kecepatan 30 rpm. Data berupa rata-rata frekuensi jatuh mencit dari rotarod. Analisis data menggunakan One Way Anova dan UjiSample Paired T-test.  Hasil One Way Anova diperoleh Fhitung > Ftabel (3,934 > 2,87) yang berarti serbuk instan ekstrak kering daun Putri Malu (Mimosa pudica Linn.) efektif sebagai sedatif terhadap mencit putih jantan. Hasil analisis Sample Paired T-test diperoleh nilai Sig (0,00 < 0,05, 0,188 > 0,05 dan 0,00 < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa serbuk instan ekstrak kering daun Putri Malu (Mimosa pudica Linn.) pada dosis 600 mg/KgBB memiliki efektivitas sedatif setara dengan kontrol positif. 
UJI EFEKTIVITAS ANTI ASMA EKSTRAK ETANOL DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera L. DC) TERHADAP POLA PERNAFASAN MARMUT JANTAN Ahmad Azrul Zuniarto; Rahma Nafi’ah; Ikra Nurohman
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 1 No 1 (2017): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/mwq8z079

Abstract

Penelitian ini berdasarkan suatu permasalahan yang masih banyak terjadi pada penduduk indonesia yaitu penyakit asma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera L.DC) terhadap pola pernafasan marmut jantan yang diinduksi dengan histamin dihidroklorida dan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera L.DC) yang memiliki aktivitas untuk memperbaiki pola pernafasan marmut jantan yang diinduksi histamin dihidroklorida berdasarkan pola pernafasan menggunakan Software Cool Edit Pro 2.1. Penyakit ini merupakan gangguan saluran pernafasan yang ditandai oleh menurunnya angka amplitudo dan naiknya frekuensi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan melakukan penelitian secara langsung terhadap objek yang diteliti. Penelitian pola pernafasan menggunakan Software Cool Edit Pro 2.1.Berdasarkan data dari hasil penelitian tersebut didapat hasil bahwa ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera L.DC) pada dosis 650 kg/bb memiliki efek bronkhodilator lebih baik dibandingkan dengan dosis 630 kg/bb dan 700kg/bb.
UJI PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SALEP EKSTRAK DAUN MANGKOKAN (Notophanax scutettarius (Burm.F.) Merr.) TERHADAP LUKA BAKAR DAN LUKA SAYAT TIKUS PUTIH BETINA Ahmad Azrul Zuniarto; Anna Pradiningsih; Iis Munawaroh
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 1 No 1 (2017): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/rh5dy361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas salep ekstrak daun Mangkokan (Natophanax scutettarius (Burm.f.) Merr.) terhadap luka bakar dan luka sayat tikus putih betina, perbedaan efektivitas salep ekstrak daun Mangkokan (Natophanax scutettarius (Burm.f.) Merr.) terhadap luka bakar dan luka sayat tikus putih betina, dan kestabilan sediaan salep ekstrak daun Mangkokan (Natophanax scutettarius (Burm.f.) Merr.) selama pengujian pada suhu dan waktu tertentu. Luka adalah suatu hal yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan sehari-hari termasuk salah satunya luka bakar dan luka sayat. Salah satu tanaman yang dapat mengobati luka yaitu Mangkokan (Notophanax Scutettarius (Burm.f.) Merr). Namun Pemanfaatan tanaman ini belum maksimal karena kebanyakan masyarakat belum mengetahui manfaat dan penggunaannya sebagai tanaman obat. Sebagai alternatif sediaan untuk mengatasi masalah luka maka telah dibuat sediaan salep yang berbahan aktif ekstrak daun mangkokan. Ekstrak daun mangkokan didapat dengan cara maserasi. Penelitian diawali dengan mencukur bulu tikus kemudian tikus dilukai dengan menggunakan solder untuk luka bakar dan bisturi untuk luka sayat. Selanjutnya pemberian perlakuan yang diawali dengan uji ekstrak daun Mangkokan 100% dan 10%. Dalam penelitian ini, ekstrak 100%, ekstrak 10% sudah menunjukan efektivitas pada penyembuhan luka bakar dan luka sayat tikus putih betina. Salep ekstrak daun mangkokan 10% juga menunjukan efektivitas pada penyembuhan luka bakar dan luka sayat tikus putih betina. Namun, salep ekstrak daun tidak terdapat perbedaan efektivitas terhadap luka bakar dan luka sayat pada tikus putih betina.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SABUN PADAT EKSTRAK DAUN SUKUN (Artocarpus altilis (Parkins.) Fosberg) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli Meita Ayuditiawati; Ahmad Azrul Zuniarto; Nur Feggy Tanti Tamala
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 5 No 1 (2021): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/w9bdbp89

Abstract

Sabun merupakan garam dari asam lemak yang digunakan sebagai pembersih dan dapat mengandung senyawa antimikroba (zat aktif) seperti daun sukun karena mengandung senyawa flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sabun padat ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis (Parkins.) Fosberg) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Ekstrak daun sukun diformulasikan dalam bentuk sabun padat dengan tiga variasi konsentrasi, yaitu 20%, 25%, dan 30%. Uji aktivitas antibakteri sabun padat dilakukan menggunakan metode difusi sumuran lalu dibandingkan terhadap kontrol negatif dan kontrol positif. Hasilnya dianalisis secara statistik dengan uji KruskallWallis dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun padat ekstrak daun sukun dengan konsentrasi ekstrak 20%, 25%, dan 30% memiliki aktivitas antibakteri dengan rerata diameter hambat untuk bakteri Staphylococcus aureus sebesar 8,51 mm, 9,74 mm, dan 11,38 mm yang termasuk dalam kategori sedang serta untuk bakteri Escherichia coli sebesar 12,3 mm, 13,79 mm, dan 15,53 mm yang termasuk dalam kategori kuat. 
UJI EFEKTIVITAS ANALGETIK SIRUP INFUSA BUAH ASAM JAWA (Tamarindus indica) PADA MENCIT PUTIH JANTAN Ahmad Azrul Zuniarto; Siti Pandanwangi TW; Alfriani Melia Zanki
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 4 No 2 (2021): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/sea8pf90

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sirup infusa buah Asam Jawa (Tamarindus indica L.) yang memiliki efektivitas analgetik pada mencit putih jantan. Buah Asam Jawa telah banyak digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional seperti digunakan untuk pereda rasa nyeri (analgetik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas analgetik dari sirup infusa buah asam Jawa pada mencit putih jantan dan mengetahui dosis yang paling efektif sebagai analgetik. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi buah asam Jawa metode infudasi Hewan uji yang digunakan 15 ekor dikelompokkan menjadi 5 kelompok perlakuan, masing-masing terdiri dari 3 ekor mencit. Kelompok I digunakan sebagai kontrol negatif (aquades). Kelompok II sebagai kontrol positif (norages sirup 250 mg/5ml). Kelompok III, IV, V sebagai kontrol perlakuan yang diberi infusa buah asam jawa dengan dosis berurutan 50 mg/kgBB; 100 mg/kgBB; dan 150 mg/kgBB. Selang 5-10 menit diberi perlakuan secara oral. Data yang didapatkan berupa jumlah jentikan ekor Grotto-Sulman yang diamati pada mencit. Berdasarkan hasil Area Under Curva menghasilkan adanya peningkatan ambang nyeri yang ditimbulkan mencit putih jantan. Sedangkan hasil uji Krusakal Wallis diperoleh bahwa adanya efektifitas analgetik sirup infusa buah asam Jawa. Dan hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa infusa buah asam jawa mempunyai efek analgetik yang paling efektif pada dosis 150 mg/kgBB. Senyawa yang memberikan efek analgetikayaitu flavonoid, fenol dan gliserol. 
PENGARUH PEMBERIAN ANTIOKSIDAN JUS BUAH STROBERI (Fragaria x annanassa) PADA MENCIT HAMIL YANG DIPAPAR ASAP ROKOK Rizki Rahmah Fauzia; Ahmad Azrul Zuniarto; Muhammad Febri Auliya
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 4 No 2 (2021): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/1bns6488

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengaruh pemberian antioksidan jus Stroberi pada Mencit hamil yang dipapar asap rokok. Buah Stroberi mengandung vitamin C dan asam ellagic. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis paling efektif dalam pemberian antioksidan jus buah Stroberi (Fragaria x annanassa) pada Mencit hamil yang dipapar asap rokok. Penelitian menggunakan hewan uji Mencit hamil dengan berat ± 20 gramsebanyak 10 ekor, dibagi 5 kelompok secara random. Kelompok I diberi 0,3 mL jus buah Stroberi, Kelompok II diberi 0,5 mL jus buah Stroberi, Kelompok III diberi 0,7 mL jus buah Stroberi, Kelompok IV diberi 0,2 mL You C 1000 mg, Kelompok V diberi 0,2 mL aquadest yang semuanya diberikan secara oral sebanyak 3x sehari. Pemaparan asap rokok (1 batang per hari) dan pemberian jus Stroberi pada Mencit hamil diberikan dari hari ke-8 hingga melahirkan. Hasil penelitian menunjukkan jus buah Stroberi dosis 0,3 mL, 0,5 mL, dan 0,7 mL mempunyai pengaruh sebagai antioksidan pada Mencit hamil yang dipapar asap rokok, dan jus buah Stroberi dosis 0,7 mL paling efektif sebagai antioksidan pada Mencit hamil yang dipapar asap rokok. 
UJI EFEKTIVITAS SALEP EKSTRAK DAUN LAMTORO (Leucaena Glauca L. Benth) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA TIKUS PUTIH JANTAN Ahmad Azrul Zuniarto; Evi Alfiah
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 1 No 2 (2018): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/4kjavj75

Abstract

Daun Lamtoro (Leucaena Glauca L. Benth) merupakan tanaman yang berasal dari famili fabaceae adalah tanaman yang ditemukan memiliki berbagai macam manfaat diantaranya yaitu dapat menyembuhkan luka. Kandungan senyawa kimia yang terdapat pada daun Lamtoro (Leucaena Glauca L. Benth) yang dapat menyembuhkan luka yaitu flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah salep ekstrak daun Lamtoro (Leucaena Glauca L. Benth) memiliki efektivitas terhadap luka sayat pada tikus putih jantan, untuk mengetahui konsentrasi salep ekstrak daun Lamtoro (Leucaena Glauca L. Benth) yang paling efektif terhadap penyembuhan luka sayat pada tikus putih jantan serta untuk mengetahui salep ekstrak daun Lamtoro (Leucaena Glauca L. Benth) yang memiliki stabilitas terbaik pada penyimpanan pada suhu dan waktu tertentu. Dalam penelitian ini proses ekstraksi daun Lamtoro (Leucaena Glauca L. Benth) menggunakan cara maserasi dengan pelarut alkohol 70%. Hasil ekstraksi akan di formulasikan dalam bentuk salep dengan konsentrasi 10%, 15%, 30%. Tikus yang dibuat luka sayat dioleskan salep ekstrak daun Lamtoro (Leucaena Glauca L. Benth) pada pagi dan sore hari. Hasil dari kesembuhan luka sayat kemudian dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji ANOVA satu arah serta uji t-test. Salep ekstrak daun Lamtoro (Leucaena Glauca L. Benth) menunjukan efektivitas terhadap luka sayat, dan salep ekstrak daun lamtoro dengan konsentrasi 15% dan 30% yang memiliki perbedaan yang signifikan dengan kontrol positif. Hasil stabilitas sediaan salep ekstrak daun Lamtoro (Leucaena Glauca L. Benth) stabil pada suhu 0oC, 25oC, sedangkan pada suhu 60oC tidak stabil.