Aji Fahmi Ayatuloh
STF YPIB Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI EFEKTIVITAS SALEP EKSTRAK BIJI COKLAT (Theobroma cacao L.) DENGAN KONSENTRASI 8% TERHADAP LUKA SAYAT DAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus Novergicus) Rizki Rahmah Fauzia; Aji Fahmi Ayatuloh
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 3 No 1 (2019): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/zrrp4k53

Abstract

Biji Coklat (Theobroma cacao L.) merupakan tanaman yang berasal dari family sterculiaceae adalah tanaman yang ditemukan memiliki berbagai macam manfaat diantaranya yaitu dapat menyembuhkan luka. Kandungan senyawa kimia yang terdapat pada biji Coklat (Theobroma cacao L.) yang dapat menyembuhkan luka yaitu flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah Salep Ekstrak biji Coklat (Theobroma cacao L.) memiliki efektivitas penyembuhan luka sayat dan luka bakar pada tikus putih jantan (Rattus Novergicus), untuk mengetahui perbedaan efektivitas salep ekstrak biji Coklat (Theobroma cacao L.) dengan konsentrasi 8% terhadap luka sayat dan luka bakar pada tikus putih jantan (Rattus Novergicus) serta untuk mengetahui stabilitas salep ekstrak biji Coklat (Theobroma cacao L.) selama penyimpanan pada suhu dan waktu tertentu. Dalam penelitian ini proses ekstraksi biji Coklat (Theobroma cacao L.) menggunakan cara maserasi dengan pelarut alkohol 70%. Hasil ekstraksi akan di formulasikan dalam bentuk salep dengan konsentrasi 8%. Tikus yang digunakan sebanyak 9 ekor. Tikus yang dibuat luka sayat dan luka bakar dioleskan salep ekstrak biji Coklat (Theobroma cacao L.) pada pagi dan sore hari. Data yang diperoleh kemudian dianalisa denganuji Anova satu arah menggunakan aplikasi SPSS 16.0. Hasil analisa uji anava didapat bahwa Fhitung>Ftabel (3,359>3,105) menunjukan bahwa salep ekstrak biji Coklat (Theobroma cacao L.) mempunyai efektivitas terhadap luka sayat dan tidak efektif terhadap luka bakar yaitu Fhitung<Ftabel (0,801<3,075). Salep ekstrak biji Coklat (Theobroma cacao L.) dengan konsentrasi 8% menunjukan hanya efektif terhadap luka sayat. Hasil stabilitas sediaan salep ekstrak biji Coklat (Theobroma cacao L.) stabil pada suhu 4oC, dan 40oC Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu salep ekstrak biji Coklat (Theobroma cacao L.) dengan konsentrasi 8% hanya efektif terhadap luka sayat. Hasil stabilitas sediaan salep ekstrak biji Coklat (Theobroma cacao L.) stabil selama penyimpanan.