Syifa Zatalini Zakirah
Institut Kesehatan Mitra Bunda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KADAR ASAM SALISILAT PADA SEDIAAN SHEET MASK ANTI JERAWAT DI TOKO KOSMETIK X KOTA BATAM Suci Fitriani Sammulia; Ayu Amelia; Syifa Zatalini Zakirah
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 9 No 2 (2026): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/6k54nj60

Abstract

Asam salisilat merupakan senyawa golongan beta-hidroksi yang banyak digunakan dalam produk dermatologi dan kosmetik karena memiliki sifat keratolitik, antiinflamasi, serta antimikroba. Senyawa ini efektif dalam mengatasi jerawat dengan cara membantu pengelupasan sel kulit mati dan menjaga pori-pori tetap bersih. Namun, penggunaan asam salisilat dengan kadar melebihi 2% dapat menimbulkan iritasi, dermatitis kontak, hingga peradangan kulit, sehingga pengawasan kadar dalam kosmetik sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar asam salisilat pada produk sheet mask anti jerawat yang dijual bebas di Toko Kosmetik X Kota Batam. Analisis dilakukan secara kualitatif menggunakan pereaksi FeCl₃ 1% dan spektrofotometri UV-Vis untuk mengetahui keberadaan senyawa asam salisilat, serta kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum asam salisilat yaitu 296,5 nm untuk menentukan kadarnya. Enam sampel diuji, di mana lima di antaranya tidak memiliki nomor registrasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa tiga sampel positif terdapat asam salisilat, yang ditunjukkan dengan warna larutan sampel berubah menjadi warna ungu pada pereaksi FeCl₃ dan adanya serapan spesifik pada spektrofotometri UV-Vis. Hasil uji kuantitatif menunjukkan bahwa kadar asam salisilat pada sampel A sebesar 1%, sampel E sebesar 1,31%, dan sampel F sebesar 1,19%. Kesimpulannya, ketiga sampel yang positif mengandung asam salisilat memiliki kadar di bawah batas maksimal 2% sesuai regulasi BPOM.