Intan Nur Aini
Universitas Telkom

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Workshop Enterprise Architecture (EA) berbasis TOGAF dan SPBE di Diskominfo Jawa Barat Dana Sulistyo Kusumo; Arfive Gandhi; Rosa Reska Riskiana; Agustinus David; Muthi’ah Az Zahra; Intan Nur Aini; Steven Gerald; Gede Agung Peramerta
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10353

Abstract

Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuntut adanya perancangan Enterprise Architecture (EA) yang terintegrasi untuk memastikan keselarasan antara proses bisnis, layanan, aplikasi, dan infrastruktur teknologi informasi. Diskominfo Provinsi Jawa Barat sebagai perangkat daerah yang berperan strategis dalam pengelolaan SPBE saat ini tengah menyusun EA secara menyeluruh. Dalam praktiknya, penyusunan EA di lingkungan Diskominfo Jawa Barat menghadapi dua tantangan utama, yaitu keterbatasan pemahaman sumber daya manusia terhadap konsep EA serta perlunya penguatan kapasitas internal agar implementasi EA tidak bergantung pada pihak eksternal. Menanggapi kebutuhan tersebut, Fakultas Informatika Universitas Telkom melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Workshop Enterprise Architecture berbasis TOGAF yang dikontekstualisasikan dengan kerangka SPBE. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep dasar EA, tahapan TOGAF ADM, serta keterkaitannya dengan domain-domain SPBE, khususnya dalam konteks perancangan proses bisnis dan layanan pemerintahan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan praktik terarah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih terstruktur mengenai peran EA dalam mendukung implementasi SPBE serta pentingnya penyamaan persepsi lintas pemangku kepentingan. Selain itu, kegiatan ini mengidentifikasi kebutuhan akan pelatihan lanjutan, mekanisme pemantauan keselarasan proses bisnis dan sistem, serta penguatan kolaborasi antar unit. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung implementasi SPBE yang lebih terintegrasi, konsisten, dan berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.