Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Kinerja Tim melalui Rekrutmen dan Kompetensi Digital di PT Pertiwi Indo Mas: Peran Employee Engagement Digital sebagai Variabel Mediasi Waruwu, Lisnawati; Fauzi, Irsal
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja tim pada PT Pertiwi Indo Mas, khususnya terkait proses rekrutmen, kompetensi digital, dan employee engagement di tengah tantangan digitalisasi industri garmen. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya penurunan hasil produksi yang mengindikasikan belum optimalnya kinerja tim, yang diduga dipengaruhi oleh ketidaksesuaian proses rekrutmen serta beragamnya tingkat kesiapan kompetensi digital karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 responden yang merupakan karyawan perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antar variabel secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel rekrutmen tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja tim, sehingga kualitas proses rekrutmen belum mampu secara langsung meningkatkan performa kerja tim. Sebaliknya, kompetensi digital terbukti berpengaruh signifikan terhadap employee engagement, yang menunjukkan bahwa kemampuan digital karyawan dapat meningkatkan keterikatan mereka terhadap pekerjaan dan organisasi. Selain itu, employee engagement terbukti berperan sebagai variabel mediasi sempurna dalam hubungan antara kompetensi digital dan kinerja tim. Hal ini berarti bahwa pengaruh kompetensi digital terhadap kinerja tim akan optimal apabila didukung oleh tingkat keterikatan karyawan yang tinggi. Dengan demikian, peningkatan kinerja tim di era digital tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis semata, tetapi juga oleh strategi perusahaan dalam membangun engagement karyawan berbasis digital. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk lebih fokus pada pengembangan kompetensi digital dan penguatan keterikatan karyawan guna meningkatkan produktivitas tim secara berkelanjutan. 
Physical and Chemical Characteristic Analysis of Liquid Organic Fertilizer from Chicken Manure and Mustard Greens Waste Delyani, Rista; Fakhrudin, Jaini; Ali, Muhammad; Waruwu, Lisnawati; Putriana, Putriana
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i2.11663

Abstract

Liquid organic fertilizer (LOF) can be made from organic waste. The purpose of this study was to determine the physical and chemical characteristics of liquid organic fertilizer made from chicken manure and mustard green waste. This study used a Completely Randomized Design with 5 treatments of combinations of the amount of mustard green waste and chicken manure as follows: P1: Chicken manure 1000 g, P2: Mustard green waste 750 g, P3 Chicken manure 500 g + Mustard green waste 500 g, P4: Chicken manure 250 g + Mustard green waste 750 g and P5: Chicken manure 750 g + Mustard green waste 250 g. The results showed that in 45 days the LOF produced had the following physical characteristics: temperature ranging between 27-29.38 °C, foul-smelling aroma, and color varying from yellowish green to black. In addition, the chemical characteristics were as follows: pH values ranged from 5.53 - 7.96, the content of macro nutrients (N + P2O5 + K2O) ranged from 0.2-0.8% and C-organic was between 0.5-0.8%. Most of the character did not meet the minimum technical requirements by the Ministry of Agriculture Decree number 261 of 2019. Further studies are required to determine better composition of organic matters.