Sutrisno, Dinda Ayu Pratiwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Literasi Keuangan, Literasi Digital, Dan Finansial Self-Efficacy Terhadap Adopsi Aplikasi Buy Now Paylater (BNPL) (Studi Kasus Pengguns Paylater Pada Gen Z Di Indonesia) Sutrisno, Dinda Ayu Pratiwi; Putriani, Santi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i4.10766

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi keuangan digital telah mempopulerkan layanan Buy Now PayLater (BNPL) di kalangan Generasi Z di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, literasi digital, dan financial self-efficacy terhadap adopsi aplikasi BNPL. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 136 responden yang didominasi oleh kelompok usia 21–25 tahun berpendidikan S1, data dianalisis untuk menguji hipotesis yang diajukan dalam kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan secara signifikan membatasi adopsi BNPL, menunjukkan bahwa pemahaman keuangan yang baik membuat individu lebih berhati-hati. Sebaliknya, literasi digital ditemukan mempercepat adopsi layanan ini karena kemudahan akses teknologi. Di sisi lain, financial self-efficacy terbukti mengurangi kecenderungan penggunaan BNPL, mempertegas peran efikasi diri dalam kontrol keuangan. Temuan ini mengonfirmasi relevansi TAM dalam dinamika keuangan digital saat ini. Penelitian ini menyarankan penyedia layanan BNPL untuk mengintegrasikan fitur edukasi keuangan dan bagi regulator (OJK) untuk memperkuat literasi keuangan nasional. Keterbatasan penelitian pada metode purposive sampling membuka peluang bagi penelitian selanjutnya untuk menggunakan mixed-methods dan mengeksplorasi variabel tambahan seperti impulsive buying guna mendapatkan gambaran yang lebih representatif.