Aisyah Puan Maharani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KRITIS SISWA DI SEKOLAH Aisyah Puan Maharani; Irfan Musonif
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.872

Abstract

Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah (MI) masih menghadapi tantangan dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa akibat dominasi metode konvensional dan minimnya penggunaan media digital. Penelitian ini bertujuan untuk meniplementasikan penerapan model pembelajaran berbasis media interaktif Wordwall dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Fikih di MI NU Kincang, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif lapangan dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall menciptakan suasana belajar yang aktif, kolaboratif, dan reflektif. Siswa menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan analitis, diskusi kelompok, dan refleksi pembelajaran. Selain itu, media Wordwall membantu guru mengubah perannya menjadi fasilitator yang mendorong siswa berpikir logis dan mandiri. Meskipun masih terdapat keterbatasan sarana dan keterampilan digital, model pembelajaran berbasis Wordwall terbukti efektif untuk meningkatkan partisipasi, motivasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam konteks pendidikan madrasah.
Between Adab And Digital Learning: A Qualitative Case Study In Indonesian Pesantren-Based Madrasah Saifudin; Muchammad Aji; Irfan Musonif; Zaeni Gilang Darmawan; Aisyah Puan Maharani
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 7 No. 1 (2026): March
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v7i1.5146

Abstract

This study examines how Islamic ethical values (adab) are negotiated within digital learning practices at a pesantren-based madrasah. While prior studies on digital Islamic education have predominantly focused on technological adoption and normative ethical integration, limited attention has been given to how adab is experienced and negotiated in everyday digital learning practices. This research aims to explore how these values are interpreted, adapted, and enacted by educational actors in situated contexts. Using a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis conducted between January and February 2026 at Madrasah Aliyah Roudlotut Tholibin, Banjarnegara, Indonesia. The findings reveal that adab is not diminished in digital contexts but transformed through situational negotiation involving students, teachers, and institutional authorities. This negotiation is reflected in digital communication practices, technology use, and shifting sources of knowledge. While institutional regulations seek to maintain ethical boundaries, students’ practical learning needs often lead to adaptive and context-dependent behaviors. Theoretically, this study reconceptualizes adab as a dynamic and negotiated social practice rather than a fixed normative construct. This contributes to the development of digital pedagogy in Islamic education by emphasizing the integration of ethical values within the fluid and participatory nature of digital learning environments.