Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA ( PUNICA GRANATUM ) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI PADA PIPA BAJA KARBON Ananda, Reski Nur; Manda, Cristy Rahayu; Pratama, Frenly Adhe; Imran, Ahmad; Oktafiani, Fitri; Risna, Risna
PETROGAS: Journal of Energy and Technology Vol 8, No 1 (2026): MARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi MIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58267/petrogas.v8i1.211

Abstract

This research examines the potential of pomegranate peel extract (Punica granatum) as an environmentally friendly green corrosion inhibitor to control the rate of corrosion in carbon steel pipes in the petroleum industry. Corrosion in carbon steel causes economic losses and safety hazards, while conventional synthetic inhibitors have a high cost and a bad impact on the environment. Pomegranate peel was chosen because it is an agro industrial waste rich in bioactive compounds such as tannins, flavonoids, polyphenols, and ellagic acid that are able to form a protective layer on the steel surface. The results showed that the administration of extracts with variations of 10 ml, 20 ml, and 30 ml was able to significantly reduce the corrosion rate, with a mass decrease of 23.98 g; 23.52 g; and 23.91 g respectively, much smaller than the inhibitor-free sample. Thus, the pomegranate peel extract shows promising potential as a natural corrosion inhibitor that may help reduce the corrosion rate of carbon steel while offering a more environmentally friendly alternative.
Literasi Migas dan Kesadaran Lingkungan: Edukasi di Wilayah Rawan Eksplorasi Manda, Cristy Rahayu; Kurniawan, Anjas; Imran, Ahmad; Sihombing, Angelina Fricilia; Prasetya, Kiftian Hady
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3: Februari 2026
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v1i3.33

Abstract

Wilayah rawan eksplorasi migas seringkali menghadapi dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang signifikan. Kurangnya literasi energi dan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat lokal menyebabkan lemahnya partisipasi mereka dalam pengawasan kegiatan eksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi yang menekankan pada literasi migas dan peningkatan kesadaran lingkungan bagi siswa di wilayah-wilayah tersebut. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), kegiatan edukasi dilakukan melalui modul kontekstual, diskusi kelompok, simulasi, serta proyek kampanye lingkungan yang melibatkan siswa, guru, dan masyarakat. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa mengenai isu energi, kesadaran akan dampak lingkungan, dan kemampuan berpikir kritis. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan media belajar, rendahnya minat siswa, dan tekanan sosial. Namun, dengan pendekatan edukatif yang berbasis lokal dan partisipatif, program ini terbukti dapat meningkatkan keterlibatan aktif generasi muda dalam pelestarian lingkungan. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting bagi lembaga pendidikan dan pembuat kebijakan untuk mereplikasi pendekatan serupa di wilayah lain yang menghadapi tekanan eksplorasi sumber daya alam.