Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui dampak kontrol orang tua terhadap kecanduan gadget pada anak usia dini di desa sukarara kecamatan sakra barat kabupaten lombok timur, dan 2) mengetahui dampak imitasi teman sebaya terhadap kecanduan gadget pada anak usia dini di desa sukarara kecamatan sakra barat kabupaten lombok timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaif dengan metode studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Dengan sumber data subjek dan informan penelitian yang ditentukan dengan teknik puposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisi data kualitatif model Miles dan Humberman dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Dampak kontrol orang tua terhadap kecanduan gadget pada anak usia dini di Desa Sukarara Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur adalah pola kontrol otoriter, permisif, dan demokratis. Pada pola kontrol otoriter meskipun mampu menanamkan disiplin, pola ini berpotensi meningkatkan ketergantungan gadget pada anak usia dini apabila tidak disertai pendekatan emosional yang hangat. Sedangkan pada pola kontrol permisif cenderung paling berisiko memicu kecanduan gadget, karena anak usia dini tidak memiliki batasan waktu dan kontrol diri yang memadai dalam penggunaan gadget. Sementara pada pola kontrol demokratis lebih efektif dalam mencegah kecanduan gadget, karena anak usia dini dilatih untuk bertanggung jawab, memahami batasan, dan mengembangkan kontrol diri dalam penggunaan gadget. 2) Dampak imitasi teman sebaya terhadap kecanduan gadget pada anak usia dini di Desa Sukarara Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur maka dampak imitasi teman sebaya terhadap kecanduan gadget pada anak usia dini data penelitian menunjukkan bahwa terdapat pola yang menunjukkan indikasi adannya pengaruh imitasi dalam penggunaan gadget oleh anak usia dini sehungga pola ini mengarah kepada kecanduan gadget.