Dina Tira Aulana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK MIGRASI SOSIAL TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI DESA POHGADING, KECAMATAN PRINGGABAYA Dina Tira Aulana; Syafruddin; Nursaptini
Journal of Social Education Sasambo Vol 4 No 01 (2026): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v4i01.11697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak migrasi sosial terhadap pendidikan anak di Desa Pohgading Kecamatan Pringgabaya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jenis data yang digunakan ialah data primer dan data sekunder. Subjek dalam penelitian ini adalah kakek, nenek, saudara dekat dan ada anak yang dititipkan oleh keluarga migran. Informan dalam penelitian ini adalah tetangga migran dan tokoh masyarakat yang ada di Desa Pohgading Kecamatan Pringgabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dampak migrasi sosial terhadap pendidikan anak yakni, meningkatkan pendapatan keluarga melalui remitansi yang digunakan untuk kebutuhan pendidikan anak seperti SPP, les privat, transportasi, serta pembelian aset seperti rumah dan motor. Selain itu, migrasi orang tua berpotensi menimbulkan dampak negatif seperti keretakan rumah tangga akibat perselingkuhan dan perceraian, serta menyebabkan pengalihan pengasuhan kepada kakek nenek. Saran berdasarkan hasil penelitian ini yaitu: 1) bagi pemerintah desa memberikan fasilitas pendidikan tambahan untuk meningkatkan motivasi anak, 2) orang tua yang merantau perlu tetap aktif berkomunikasi dengan kakek nenek untuk pengawasan lebih optimal.