Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sistem informasi akuntansi pada PT Zizani Kota Padang dengan meninjau kesesuaian praktik di lapangan terhadap prinsip-prinsip kebenaran dalam akuntansi, yakni harus dikerjakan oleh ahlinya, harus menyeluruh, dan harus teliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, pengelolaan sistem informasi akuntansi dilakukan oleh tenaga yang tidak memiliki latar belakang akuntansi. Meskipun keputusan ini diambil atas dasar efisiensi, hal ini bertentangan dengan prinsip bahwa pengelolaan sistem harus dilakukan oleh tenaga ahli (akuntan) untuk menjamin keakuratan dan keandalan informasi. Kedua, laporan keuangan yang disusun tidak memuat laporan perubahan ekuitas, yang menyebabkan informasi yang disajikan belum sepenuhnya memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi keuangan perusahaan. Pihak PT Zizani menganggap laporan tersebut tidak relevan bagi operasional harian, namun hal ini justru dapat mengurangi kelengkapan dan kejelasan informasi yang dibutuhkan. Ketiga, ditemukan laporan neraca yang tidak seimbang akibat kesalahan pencatatan manual yang dilakukan yang menunjukkan pelanggaran terhadap prinsip ketelitian dalam penyusunan laporan keuangan. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sistem informasi akuntansi di perusahaan masih belum optimal dan berisiko menimbulkan ketidaktepatan dalam pelaporan keuangan. Oleh karena itu, dibutuhkan evaluasi terhadap sumber daya manusia dan sistem akuntansi yang digunakan agar pengelolaan informasi keuangan dapat lebih akurat, menyeluruh, dan dapat dipercaya.