This Author published in this journals
All Journal POSITRON
Khairiyah, Uun Rabi'atul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Effect of Hydrochloric Acid Leaching on the Elemental Composition and Photocatalytic Properties of Puya Sand, Local Gold Mining Residues From Sintang, West Kalimantan Silalahi, Imelda Hotmarisi; Khairiyah, Uun Rabi'atul; Zaharah, Titin Anita; Widiyantoro, Ari
POSITRON Vol 16, No 1 (2026): Vol. 16 No. 1 Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/positron.v16i1.88656

Abstract

Pasir puya merupakan residu yang dihasilkan dari penambangan emas dengan metode pendulangan (panning) yang mengandung unsur-unsur seperti ZrO2, TiO2  dan Fe2O3, sehingga berpotensi untuk digunakan sebagai fotokatalis. Namun, kandungan Fe2O3yang masih cukup tinggi pada pasir puya dapat mengurangi aktivitas fotokatalitiknya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi HCl terbaik dalam pelindian untuk mengurangi kandungan Fe2O3  dan mengetahui aktivitas fotokatalitiknya dalam mengurangi konsentrasi metilen biru (MB) pada kondisi gelap, cahaya tampak dan sinar UV. Metode penelitian meliputi preparasi, reaksi fusi alkali, pelindian dan aktivasi. Selanjutnya, dikarakteriasi menggunakan  X-Ray Flurescence  (XRF) dan  Diffused Reflectance Spectroscopy  (DRS UV-Vis). Uji aktivitas fotokatalitik dilakukan dengan memvariasikan waktu kontak kemudian konsentrasi MB diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil XRF menunjukkan bahwa rasio Ti/Fe pada pelindian dengan HCl 3 M meningkat dari 0,62 menjadi 0,79. Berdasarkan analisis DRS UV-Vis material yang dihasilkan memiliki nilai celah-pita yang sesuai dengan komposit TiO2/Fe2O3  yaitu 2,62-2,88 eV. Selain itu, analisis XRD mengidentifikasi puncak difraksi muncul pada sudut 2θ yang menunjukkan keberadaan fase ZrO2  monoklinik, TiO2  anatase, hematit (α-Fe2O3) dan TiO2  rutil. Material yang telah mengalami proses fusi alkali, pelindian dan aktivasi memperlihatkan kemampuan mengurangi konsentrasi MB dalam keadaan gelap sedangkan kemampuan mengurangi konsentrasi MB dibawah iradiasi sinar tampak dan Uv tidak jauh berbeda dari keadaan gelap, hal ini menandakan bahwa material belum fotoaktif. Uji fotokatalitik menunjukkan bahwa pasir yang mengalami pelindain 3 M menunjukkan aktivitas fotokatalitik dalam mengurangi konsentrasi MB pada keadaan dibawah sinar tampak dann UV dibandingkan dengan HCl 4 dan 5 M.