Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK PADA KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV DI SDN 54 SALUPIKUNG Sandu, Nurfala; Firman, Firman; Mirnawati, Mirnawati
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i1.6858

Abstract

Skripsi ini membahas tentang penilaian autentik pada kurikulum merdeka yang dilakukan di SDN 54 Salupikung. Adapun tujuan penelitian (1) untuk mengetahui bentuk implementasi penilaian autentik kurikulum merdeka kelas IV SDN 54 Salupikung, (2) untuk mengetahui kendala dalam mengimplementasikan penilaian autentik pada kurikulum merdeka kelas IV SDN 54 Salupikung. Adapun jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa bentuk implementasi penilaian autentik pada kurikulum merdeka yaitu, mengukur kemampuan siswa secara langsung melalui tugas-tugas yang relevan dengan kehidupan nyata. Dalam kurikulum merdeka, penilaian menekankan pada pemahaman mendalam dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dalam konteks yang bervariasi dalam pengimplemtasian penilaian autentik pada kurikulum merdeka disesuaikan dengan kondisi dari siswa berdasarkan kehidupan sehari-hari. Kendala yang dihadapi guru kelas dan kepala sekolah dalam menerapkan penilaian autentik pada kurikulum merdeka ini yaitu, tantangan utamanya adalah waktu, sumber daya dan merancang tugas-tugas yang akan diberikan kepada siswa yang bermakna dan menilai hasilnya yang lebih banyak dibandingkan penilaian tradisional. Selain itu, menilai tugas-tugas yang sifatnya subjektifseperti proyekkreatif bisa menjadi tantangan tersendiri sehingga menjadi kendala tersendiri bagi SDN 54 Salupikung dalam menerapkan penilaian autentik pada kurikulum merdeka ini. Namun disisi lain siswa yang menerima metode pembelajaran ini umumnya lebih antusias dan terlibat dalam penilaian autentik karena merasa tugas-tugas tersebut lebih relevan dan menarik, mereka merasa lebih dihargai karena mampu menunjukkan kemampuan masing-masing dalam berbagai cara hanya melalui tes tertulis.