This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pandu Husada
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Angkatan 2024 Terhadap Aspek Fikih Islam Dan Medikolegal Dalam Penggunaan Kadaver Pada Praktikum Anatomi Ikhsania, Juanrike; Siregar, Maulana; Lufiana, Fardella; Harahap, Rini Syahrani
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i4.28554

Abstract

Abstrak: Kadaver merupakan media penting dalam pembelajaran anatomi karena memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa kedokteran dalam memahami struktur tubuh manusia. Namun, penggunaannya menimbulkan persoalan etis dan hukum, terutama dalam pandangan fikih Islam yang menuntut penghormatan terhadap jenazah serta aspek medikolegal yang mengatur penggunaannya secara sah. Penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2024 terhadap aspek fikih Islam dan medikolegal dalam penggunaan kadaver pada praktikum anatomi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan 72 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat menggunakan program SPSS versi 25 untuk menentukan tingkat pengetahuan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai aspek fikih Islam termasuk kategori baik (50%), cukup (48,6%), dan buruk (1,4%). Sedangkan pengetahuan aspek medikolegal berada pada kategori baik (66,7%), cukup (27,8%), dan buruk (5,6%). Mahasiswa lebih memahami ketentuan hukum dan etika medikolegal dibandingkan aspek fikih Islam, terutama terkait larangan penggunaan kadaver berbeda jenis kelamin dan status jenazah maksum. Sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang baik terhadap penggunaan kadaver, namun pemahaman fikih Islam masih perlu ditingkatkan. Integrasi nilai-nilai syariat Islam dalam kurikulum kedokteran diperlukan agar mahasiswa mampu melaksanakan praktikum anatomi secara ilmiah, etis, dan sesuai hukum Islam.