Nabila, Destri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Self-Efficacy dan Emotional Intelligence terhadap Work-Life Balance yang dimediasi oleh Work Motivation pada Tenaga Kesehatan RSU ‘Aisyiyah Padang Nabila, Destri; Harif Amali Rivai; Hendra Lukito
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i4.7677

Abstract

Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga mutu pelayanan rumah sakit, namun tuntutan pekerjaan yang tinggi sering kali menimbulkan ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi (work-life balance). Kondisi ini dapat memengaruhi kesejahteraan tenaga kesehatan serta kualitas pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-efficacy dan emotional intelligence terhadap work-life balance dengan work motivation sebagai variabel mediasi pada tenaga kesehatan RSU ‘Aisyiyah Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan RSU ‘Aisyiyah Padang, dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy dan emotional intelligence berpengaruh positif terhadap work-life balance. Selain itu, self-efficacy dan emotional intelligence juga berpengaruh positif terhadap work motivation. Work motivation terbukti berpengaruh positif terhadap work-life balance serta berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara self-efficacy dan work-life balance, serta antara emotional intelligence dan work-life balance. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan self-efficacy, emotional intelligence, serta work motivation tenaga kesehatan sangat penting dalam menciptakan work-life balance. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen rumah sakit dalam merancang kebijakan dan program pengembangan sumber daya manusia guna meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan.