Mardiyah, Saputri Ainaul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Eufemisme, Disfemisme Judul Berita Akun Instagram @TvOne: Kajian Semantik Mardiyah, Saputri Ainaul; Inderasari, Elen
GERAM (Gerakan Aktif Menulis) Vol. 14 No. 1 (2026): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2026.27313

Abstract

Penelitian ini membahas tentang eufemisme dan disfemisme dalam media sosial Instagram, pilihan diksi dalam judul berita berperan sangat penting untuk membangun persepsi dan menggugah emosi dari pembaca. Namun masih terdapat ketimpangan antara penggunaan bahasa sebagai sarana penyampaian informasi objektif dan praktik framing media yang cenderung menonjolkan sisi dramatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan fungsi eufemisme dan disfemisme dalam akun Instagram @tvOne periode 1-31 Januari 2026. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik. Data yang diperoleh berupa judul-judul berita yang mengandung eufemisme dan disfemisme, kemudian peneliti melakukan analisis dan mengelompokkan sesuai dengan klasifikasi Allan dan Burridge. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 8 eufemisme berupa penghalusan makna, kesantunan, manipulative dan tabu. Adapun disfemisme yang ditemukan yakni 20 data mencakup pengasaran makna, emotif, tabu, dan metaforis. Dari masing-masing klasifiksi, judul yang lebih dominan digunakan yakni pengasaran makna dan emotif. Klasifikasi disfemisme sering digunakan karena ingin membangun kesan dramatis dan menggugah emosi pembaca, sedangkan eufemisme digunakan untuk menjaga kesantunan serta sensivitas sosial. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan eufemisme dan disfemisme dalam judul berita tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga menjadi strategi framing media dalam membentuk opini publik.