This Author published in this journals
All Journal Jurnal Veteriner
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Resistansi Antibiotik pada Escherichia coli Asal Monyet Ekor Panjang di Taman  Rekreasi Gua Monyet Tenau Kota Kupang Paka, Maria Anjelina Kapi; Kallau, Novalino; Loe, Fhady
Jurnal Veteriner Vol. 27 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/

Abstract

Monyet ekor panjang termasuk dalam kelompok primata yang dikategorikan sebagai Vulnerable (VU) atau spesies dengan risiko kepunahan yang tinggi, sehingga memerlukan perlindungan khusus terhadap habitatnya. Salah satu habitat monyet ekor panjang berada di Taman Rekreasi Gua Monyet Tenau, Kota Kupang. Kedekatan lokasi ini dengan kawasa\n permukiman dapat meningkatkan potensi penularan penyakit zoonosis dari satwa liar ke manusia. Escherichia coli (E. coli) adalah bakteri flora normal saluran pencernaan manusia, hewan peliharaan dan satwa liar. Namun, beberapa strain bakteri E. coli dapat bersifat patogen. Antibiotik golongan beta-laktam dan aminoglikosida diketahui efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri, tetapi penggunaan yang tidak rasional dapat memicu terjadinya resistansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi resistansi E. coli terhadap ampisilin, amoksisilin dan gentamisin yang diisolasi dari feses monyet ekor panjang di lokasi tersebut. Sejumlah 30 sampel feses diambil secara random sampling, kemudian dianalisis melalui isolasi bakteri, pewarnaan Gram, uji biokimia (KOH, katalase, IMViC), serta uji resistansi antibiotik dengan metode Kirby-Bauer. Kategori resistansi ditentukan berdasarkan standar diameter zona hambat menurut Clinical and Laboratory Standards Institute (CLSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57% sampel feses positif mengandung E. coli, dengan tingkat resistansi terhadap ampisilin sebesar 76,47%, amoksisilin 70,58% dan gentamisin 0%, menunjukkan tidak ada resistansi terhadap antibiotik  tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat tingkat resistansi yang tinggi terhadap antibiotik ampisilin dan amoksisilin, sedangkan antibiotik gentamisin masih sensitif terhadap bakteri E. coli pada monyet ekor panjang di Taman Rekreasi Gua Monyet Tenau, Kota Kupang. Perlu dilakukan uji lanjutan terhadap bakteri E. coli asal monyet ekor panjang untuk mengetahui patogenisitas bakteri tersebut dengan menggunakan uji hemolisis pada Blood Agar.