Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Inovasi dan Minat Perempuan Menekuni Bidang Agribisnis melalui Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat di Desa Abiansemal Sukendar, Ni Made Classia; Arisena, Gede Mekse Korri; Bimantara, Putu Oki; Saputra, Kadek Edi; Fitriani, Yuyun; Dewi, Anak Agung Istri Agung Peradnya; Merta, I Kadek Surya Dwi; Rahayu, Ni Nyoman Ayu Prapti
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21454

Abstract

Dibalik kegemaran dalam budidaya Anggrek, fenomena yang terjadi adalah budidaya Anggrek kerap kurang oprimal. Budidaya Anggrek, kerap kurang ideal karena faktor lingkungan. Padahal tanaman Anggrek memiliki daya tarik dan harga yang cukup tinggi dipasaran. Oleh karenanya diperlukan ide - ide dari narasumber untuk berbagi pengalaman tentang bagaimana proses aklimatisasi Anggrek dengan menggunakan colchicine. Dalam hal ini praktik komunikasi pemberdayaan masyarakat dilakukan oleh narasumber dengan mentransferkan pengetahuan mengenai proses aklimatisasi Anggrek kepada kelompok ibu - ibu PKK di Desa Abiansemal. Tujuan dari kegiatan ini diantaranya : Agar mengetahui teori yang perlu diperhatikan dalam komunikasi pemberdayaan masyarakat, Agar wawasan peserta pentingnya menjadi masyarakat mandiri dengan membuka peluang usaha yang ada, Agar peserta mengetahui dan memahami tanaman Anggrek mempunyai daya tarik tinggi, Agar peserta mengetahui dan memahami bagaimana mengembangkan tanaman Anggrek yang lebih unik. Metode untuk melaksanakan kegiatan ini adalah penyuluhan dan workshop. Hasil kegiatan yaitu : pemaparan dan praktik langsung dari proses aklimatisasi Anggrek dengan perlakuan colchicine, penerbitan artikel berita di media massa dan HAKI video kegiatan pengabdian. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan dan pelatihan dengan mendatangkan narasumber ahli dibidang pengembangan tanaman Anggrek, kepada Ibu – ibu PKK Desa Abiansemal sangatlah penting adanya, terutama dalam membangun kemandirian usaha di bidang agribisnis.