Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diagnosa dan Penanganan Kasus Feline Ceruminous Cystomatosis pada Kucing Persia di DNA Animal Clinic Bogor Husna, Safira Mustafida; Daroendio, R. Soenarti; Widyaputri, Tiara
Jurnal Veteriner dan Biomedis Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jvetbiomed.4.1.28-33.

Abstract

Feline ceruminous cystomatosis merupakan kondisi proliferatif jinak pada kelenjar serumen kucing yang ditandai dengan pembentukan kista multipel berisi cairan pada liang telinga. Kondisi ini dapat menimbulkan bau tidak sedap, akumulasi serumen, dan terbentuk massa pada telinga. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan proses diagnosis dan penanganan feline ceruminous cystomatosis pada seekor kucing Persia berusia 8 tahun. Pasien datang dengan keluhan bau telinga dan benjolan pada liang telinga. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik, Fine Needle Aspiration (FNA), sitologi, serta pemeriksaan hematologi dan kimia darah. Sitologi menunjukkan kelompok sel epitel sekretori dengan morfologi seragam, pleomorfisme minimal, serta anisositosis dan anisokariosis ringan, konsisten dengan proliferasi jinak kelenjar serumen. Pemeriksaan hematologi mengidentifikasi polisitemia relatif, anisositosis, dan trombositopenia, sementara profil kimia darah normal. Berdasarkan temuan tersebut, pasien didiagnosis dengan feline ceruminous cystomatosis dengan prognosa fausta. Penanganan dilakukan dengan prosedur electrosurgery untuk eksisi nodul kistik. Prosedur berlangsung tanpa komplikasi dan pasien menunjukkan pemulihan klinis yang baik pascaoperasi. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi sitologi dan pemilihan teknik pembedahan yang tepat untuk mencapai hasil terapeutik optimal.