Kelembagaan pakan merupakan salah satu faktor strategis dalam keberlanjutan usaha peternakan sapi perah, karena berkaitan langsung dengan ketersediaan, kualitas, dan efisiensi biaya produksi pakan bagi peternak. Permasalahan utama yang sering dihadapi peternak adalah keterbatasan akses terhadap pakan berkualitas, fluktuasi harga bahan baku, serta ketergantungan terhadap sumber pakan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons dan persepsi peternak terhadap efektivitas kelembagaan pakan di Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan, Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 50 orang peternak anggota koperasi sebagai informan utama yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelembagaan pakan KPBS Pangalengan dinilai efektif dalam memenuhi kebutuhan pakan anggota. Sebagian besar peternak (88%) menilai kualitas pakan tergolong baik, 92% menyatakan ketersediaan pakan selalu terjamin, dan 84% menilai harga pakan stabil serta terjangkau. Selain itu, layanan Unit Hijauan Makanan Ternak (HMT) membantu peternak dalam penyediaan hijauan terutama pada musim kemarau. Tingkat kepuasan peternak terhadap pelayanan koperasi tergolong tinggi (80% sangat puas) dan kepercayaan terhadap kelembagaan mencapai 90%. Secara keseluruhan, kelembagaan pakan KPBS Pangalengan berperan efektif sebagai lembaga ekonomi sekaligus sosial yang memperkuat keberlanjutan usaha dan kesejahteraan peternak. ABSTRACT Feed institutional systems play a strategic role in ensuring the sustainability of dairy farming, as they directly affect feed availability, quality, and production cost efficiency for farmers. The main issues commonly faced by dairy farmers include limited access to quality feed, fluctuating raw material prices, and dependence on external feed sources. This study aims to analyze farmers’ responses and perceptions of the effectiveness of the feed institutional system in the Bandung Selatan Dairy Cooperative (KPBS) Pangalengan, Bandung Regency. The study employed a qualitative method with a case study approach involving 50 cooperative member farmers selected purposively. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and analyzed descriptively through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the KPBS feed institution is considered effective in meeting members’ feed needs. Most farmers (88%) rated the feed quality as good, 92% stated that feed availability was guaranteed, and 84% perceived feed prices as stable and affordable. The Forage Feed Unit (HMT) also supports farmers in providing forage, particularly during the dry season. Farmers’ satisfaction with cooperative services was high (80% very satisfied), and trust in the institution reached 90%. Overall, the KPBS feed institution functions effectively as both an economic and social institution, strengthening business sustainability and improving farmers’ welfare.